Tingkatkan Daya Saing, Dunia Usaha Harus Kuasai Teknologi

Kamis, 05 Maret 2020 - 01:09 WIB
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Dunia Usaha Harus Kuasai Teknologi
A A A
JAKARTA - Kalangan dunia usaha diminta untuk menguasai teknologi dalam rangka ketahanan ekonomi nasional. Pembina Yayasan Suluh Nuswantara Bakti (YSNB), Pontjo Sutowo, mengatakan dengan penguasaan teknologi di dalam negeri maka impor khususnya energi dan bahan pangan bisa dikurangi.

"Misalnya penguasaan teknologi pertanian sehingga beras dan cabai tak perlu impor. Begitupula di sektor energi," tegasnya di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Pontjo menambahkan pengusaha harus melatih diri untuk penguasaan teknologi sehingga mampu menggunakan teknologi yang cocok sesuai dengan jenis usahanya.

Teknologi, kata dia, harus berkembang di dunia usaha bukan di universitas atau lembaga riset saja. Sehingga akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. "Jadi industri kita harus bersaing dalam penguasaan teknologi," paparnya. Sebab ketertinggalan dalam penguasaan teknologi akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi.

Defisit neraca perdagangan diyakini akan berkurang apabila teknologi benar-benar dikuasai dan diaplikasikan oleh dunia usaha di dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2020 mengalami defisit USD870 juta. Defisit tersebut disebabkan posisi neraca ekspor sebesar USD13,41 miliar, lebih rendah dari neraca impor yang mencapai USD14,28 miliar.

Komoditas pangan seperti cabai, bawang putih dan beras, kata Pontjo, seharusnya bisa dimaksimalkan produksinya di dalam negeri. Sehingga kegiatan impor bisa dikurangi. Saat ini, sudah ada teknologi digital farming di sektor pertanian, namun belum banyak digunakan di dalam negeri.

"Teknologi di sektor pertanian perlu dimaksimalkan. Jika ingin memperbaiki ekonomi maka perbaiki dulu penguasaan teknologinya," tegas Pontjo yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) itu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertanian Berbasis Teknologi...
Pertanian Berbasis Teknologi di Desa Gobleg Bali
Pengusaha Dorong Ekspor...
Pengusaha Dorong Ekspor Komoditas Pertanian
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Penggunaan Teknologi...
Penggunaan Teknologi Drone untuk Pertanian
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Sekolah Lapang Dukung...
Sekolah Lapang Dukung Penyuluh Sebarluaskan Teknologi ke Petani
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
8 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
8 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
9 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
9 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
9 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved