AAJI Minta Tidak Semua Rekening Investasi Diblokir

Sabtu, 07 Maret 2020 - 01:32 WIB
AAJI Minta Tidak Semua...
AAJI Minta Tidak Semua Rekening Investasi Diblokir
A A A
JAKARTA - Kasus gagal bayar yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berdampak negatif terhadap industri asuransi. Kejaksaan Agung (Kejagung) pun langsung mengajukan pemblokiran sejumlah rekening efek dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Namun, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta pemblokiran rekening perusahaan asuransi tidak diberlakukan kepada seluruh rekening investasi yang dikelola perusahaan dalam proses pemeriksaan/penyidikan permasalahan gagal bayar klaim. Pemblokiran hanya terhadap dana yang perlu diverifikasi.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, meminta agar dana sebesar cadangan teknis perusahaan tidak diberlakukan pemblokiran. Pasalnya dana cadangan teknis merupakan dana tabungan pemegang polis alias nasabah.

"AAJI berharap agar permasalahan pemblokiran ini dapat segera dituntaskan," ujar Budi di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

AAJI pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik selama proses pemeriksaan dan verifikasi oleh pihak berwenang atas rekening yang diblokir.

Dia pun menyesalkan adanya kejadian gagal bayar manfaat asuransi jiwa oleh beberapa perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.

AAJI lantas mengingatkan bahwa pemblokiran rekening perusahaan asuransi jiwa akan berimbas terhadap kemampuan perusahaan tersebut dalam memenuhi kewajiban membayar manfaat asuransi dan klaim.

"Dikhawatirkan dalam jangka panjang, hal ini dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyrakat kepada industri asuransi maupun kepada industri keuangan secara keseluruhan di Indonesia," jelasnya.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2019, industri asuransi jiwa telah mencatatkan pembayaran manfaat dan klaim asuransi jiwa dengan total nilai Rp140,28 triliun atau meningkat 16% dibanding tahun 2018.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insentif Pajak Bagi...
Insentif Pajak Bagi Pemegang Polis Dinanti di Tengah Pagebluk Covid-19
BRINS Dinobatkan Sebagai...
BRINS Dinobatkan Sebagai Asuransi Terbaik 2021
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi,...
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Ckckck, Kuartal I Pendapatan...
Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
Pertumbuhan Klaim dan...
Pertumbuhan Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Capai 23,5%
Jumlah Klaim Asuransi...
Jumlah Klaim Asuransi Jiwa Terus Meningkat
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
32 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
53 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
1 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
3 jam yang lalu
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved