Misi Ekonomi Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia di 2020

Selasa, 10 Maret 2020 - 01:14 WIB
Misi Ekonomi Raja dan...
Misi Ekonomi Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia di 2020
A A A
JAKARTA - Dalam kunjungan kenegaraan Raja Belanda ke Indonesia, sebuah misi ekonomi paralel akan dibawa ke Jakarta dan Surabaya. Misi ekonomi ini akan dipimpin oleh Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Belanda H. E. Sigrid Kaag dengan ditemani Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air H. E. Cora Van Nieuwenhuizen, Menteri Negara H. E. Sybilla Dekker dan Wakil Menteri Pertanian, Alam serta Kualitas Pangan, Jan Kees Goet.

Sekitar 180 peserta yang mewakili 130 perusahaan Belanda dan lembaga pengetahuan juga akan berpartisipasi dalam misi kunjungan Raja Belanda. Ada lima sektor yang akan menjadi fokus yakni Agri dan Food; Ilmu Hayati & Health; Maritime serta Integrated Coastal Zone and Water Management; Manajemen limbah-Edaran ekonomi dan Water Technology hingga Aviation.

Program dalam kunjungan Raja Belanda akan terdiri dari banyak seminar, matchmaking, kunjungan ke lapangan, hingga acara menjaring mitra Indonesia, dimana stakeholder hingga ahli telah diundang. Indonesia dan Belanda telah memiliki hubungan ekonomi yang sudah berjalan lama melalui perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Misi ini lewat keterangan resminya diterangkan bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi yang ada antara kedua negara, dan menyediakan platform terhadap peluang ekonomi baru.

- Solusi Cerdas untuk Masa Depan Berkelanjutan

Belanda sangat ingin bermitra dengan Indonesia untuk menciptakan solusi cerdas dalam memecahkan tantangan global. Baik Indonesia dan Belanda menghadapi tantangan umum di berbagai bidang, seperti dampak perubahan iklim pada perlindungan pantai dan sumber daya air, aksesibilitas Kesehatan, pergeseran ke ekonomi berkelanjutan, dan tekanan yang meningkat pada makanan sistem produksi.

Misi ini akan memberikan kesempatan bagi perusahaan dan lembaga antara kedua negara untuk bertukar pengetahuan dan keahlian dalam menemukan solusi cerdas dan inovatif bersama-sama.

Pada hari Selasa, 10 Maret, sebuah jamuan perdagangan akan berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta. Akan berkumpul sekitar 500 bisnis dan lembaga pengetahuan Belanda dan Indonesia, di mana sejumlah perjanjian akan ditandatangani di hadapan Raja dan Ratu Belanda.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hancurkan Tekanan Barat,...
Hancurkan Tekanan Barat, Indonesia Bersatu dengan Negara-negara Eurasia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
FFCCCI Buka Peluang...
FFCCCI Buka Peluang Kembangkan Kerja Sama dengan Pengusaha Indonesia
Status Tuan Rumah Konferensi...
Status Tuan Rumah Konferensi PUIC ke-19 Perkuat Peran Indonesia dalam Forum Antarnegara Muslim
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
49 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved