Transaksi Aplikasi Mandiri Online Capai Rp748,8 Triliun

Rabu, 11 Maret 2020 - 14:50 WIB
Transaksi Aplikasi Mandiri...
Transaksi Aplikasi Mandiri Online Capai Rp748,8 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) per Desember 2019, mencatat pengguna aplikasi Mandiri Online mencapai 3,23 juta user atau tumbuh 71,7% year on year. Adapun frekuensi transaksi finansial terus meningkat menjadi 394,1 juta.

Dari jumlah tersebut, nilai yang ditransaksikan mencapai Rp748,8 triliun, atau naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Untuk menggenjot nilai transaksi tahun ini, Bank Mandiri terus melakukan inovasi bisnis untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan sebagai bentuk antisipasi atas perkembangan terkini.

"Seiring maraknya pemanfaatan teknologi digital di berbagai aspek kehidupan, Bank Mandiri memperkenalkan cabang khusus bernuansa digital atau hype branch di Ground Floor Mal Senayan City, Jakarta," kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi saat meresmikan pengoperasian Hype Branch KCP di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Dia mengatakan, kantor yang merupakan re-layout cabang eksisting itu merupakan wujud nyata penyesuaian tampilan fisik cabang yang mengusung konsep ‘kekinian’ guna meningkatkan customer experience di ruang kantor yang lebih modern dan berorientasi pada edukasi digital.

Hingga akhir tahun ini, perseroan berharap dapat memperkenalkan sedikitnya 4 Hype Branch di seluruh Indonesia, satu cabang di Bali tepatnya di KCP Kuta Sunset Road yang sudah diresmikan bulan Januari 2020, dan 2 cabang lagi di Jakarta.

"Ekspektasi nasabah saat ini terbentuk dari apa yang dinamakan global trends, teknologi baru dan inovasi-inovasi penawaran produk dan layanan kepada nasabah. Hal tersebut mempengaruhi bagaimana nasabah menentukan pilihan, termasuk produk dan layanan perbankan serta layanan finansial lainnya," ujarnya.

Inovasi tidak akan berhenti sampai disini, lanjut dia, dengan kemajuan teknologi sekarang, nasabah dapat mendapatkan informasi mengenai perbankan di manapun, kapan pun, dan dari siapa pun.

Untuk itu, perseroan harus terus berinovasi dan berkreasi untuk mengembangkan produk dan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi serta preferensi generasi saat ini, baik itu melalui studi kasus maupun metode distribusi yang dikembangkan secara lebih efisien.

Hype Branch KCP Jakarta Senayan City dibangun di Lower Ground Floor yang merupakan area khusus food and beverages dan merupakan pengembangan dari konsep kantor cabang Bank Mandiri yang telah beroperasi sebelumnya. Hype Branch Jakarta Senayan City menempati area seluas 346,8 m2 yang terdiri dari Area Cabang seperti banking hall dan backoffice seluas 220,8 m2, area cafe bar dan dining area seluas 126 m2.

Adapun target market yang ingin disasar dengan konsep Hype Branch KCP Jakarta Senayan City adalah Millenials dengan usia antara 25 – 35 tahun, lalu kaum urban yang well educated, serta Technology savvy. ”Melalui hype branch ini, kami ingin memberikan pengalaman unik bertransaksi digital ala Mandiri," katanya.

Dirinya pun berharap, keberadaan cabang ini tidak hanya dapat dinikmati nasabah, namun juga pengunjung Mal Senayan City sehingga mereka tertarik mencoba bertransaksi digital ala Mandiri. Menurut Hery, transaksi digital Bank Mandiri kini telah dapat dilakukan melalui berbagai media seperti aplikasi Mandiri Online, ATM, SMS Banking.

Melalui aplikasi Mandiri Online, misalnya, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi, termasuk pemindahbukuan, transfer antar bank, pembayaran bulanan, termasuk mendapatkan informasi detil terkait saldo tabungan, pinjaman dan data transaksi.

Di tempat yang sama, Regional CEO Bank Mandiri Harry Gale menambahkan, pihaknya siap untuk terus mengembangkan inovasi dan lebih banyak berinteraksi dengan nasabah untuk menyerap informasi terkini dari pasar.

“Kami berharap kehadiran Hype Branch KCP Jakarta Senayan City dapat memberikan kontribusi positif bagi Bank Mandiri pada khususnya dan terutama kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” ungkap Harry.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Budayakan Transaksi...
Budayakan Transaksi Online, Bank Mandiri Perkuat Layanan Perbankan Digital
Volume Transaksi Mandiri...
Volume Transaksi Mandiri online Tembus Rp950 Triliun
Strategi Bank Mandiri...
Strategi Bank Mandiri Hadapi Lonjakan Transaksi Digital Selama Pandemi
Bank Mandiri Sebarkan...
Bank Mandiri Sebarkan Budaya Transaksi Digital
Bank DKI Perluas Jaringan...
Bank DKI Perluas Jaringan Transaksi Perbankan Antar Negara
Transaksi Cashless QRIS...
Transaksi Cashless QRIS Melesat, Bank BUMN Ini Genjot Perbankan Digital
Berita Terkini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
7 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
24 menit yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
28 menit yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
55 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
1 jam yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
1 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved