Paket Stimulus Jilid II Dinilai Masih Belum Greget

Jum'at, 13 Maret 2020 - 14:53 WIB
Paket Stimulus Jilid...
Paket Stimulus Jilid II Dinilai Masih Belum Greget
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai stimulus kedua paket insentif masih belum memberikan efek yang dibutuhkan. Sebagai, informasi pemerintah resmi memutuskan memberikan stimulus kedua untuk insentif ekonomi dalam rangka meminimalisasi dampak wabah virus corona (Covid-19) yang membuat perekonomian dalam negeri merana.

Adapun stimulus fiskal berupa penundaan pemungutan pajak selama enam bulan untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21, 22, dan 25. Lalu stimulus lainnya yakni nonfiskal seperti pembebasa bea masuk impor pada sektor industri.

"Ini kalau saya lihat masih kurang greget dan aneh karena seperti kebijakan nonfiskal ini masih masih kurang tepat," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Dia melanjutkan, terkait impor ini justru cukup aneh ketika pemerintah membebaskan bea masuk dan pajak impor. Padahal yang perlu dilakukan itu justru mendorong substitusi impor dalam negeri, untuk mengisi kekurangan stok impor dari China.

"Dalam paket kebijakan sebelumnya kan jelas bahwa pemerintah mendorong substitusi impor dengan beragam insentif. Sekarang justru berbalik arah," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah juga melakukan terbatas untuk 443 HS produk ikan dan non-ikan, industri kehutanan. Lebih lanjut bahan pangan strategis, industri garam, gula, dan tepung. Relaksasi ini diperuntukkan bagi reputable trader yang mempunyai kepatuhan tinggi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
New Normal Bisa Jadi...
New Normal Bisa Jadi Peluang Penyelamatan Ekonomi Nasional
Pemerintah Jor-joran...
Pemerintah Jor-joran Kasih Stimulus, Waspadai Efek Sampingnya
Stimulus Dunia Usaha...
Stimulus Dunia Usaha Akan Terus Dikucurkan
Demi Penguatan Ekonomi,...
Demi Penguatan Ekonomi, Pemerintah Perluas Stimulus Sektor Riil
Hore! Bakul Pasar Bakal...
Hore! Bakul Pasar Bakal Terima Bantuan Rp2,4 Juta dari Pemerintah
Pandemi Memburuk, Jepang...
Pandemi Memburuk, Jepang Umumkan Keadaan Darurat Nasional
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
14 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
29 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
55 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved