Amartha Raih Peringkat Tertinggi GIIRS sebagai Perusahaan Berdampak Sosial

Jum'at, 13 Maret 2020 - 20:19 WIB
Amartha Raih Peringkat...
Amartha Raih Peringkat Tertinggi GIIRS sebagai Perusahaan Berdampak Sosial
A A A
JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha, pionir fintech peer to peer lending di Indonesia meraih peringkat tertinggi yaitu Platinum, sebagai perusahaan berdampak sosial dari GIIRS (Global Impact Investing Rating System). GIIRS dikembangkan oleh B Lab, yang juga menerbitkan sertifikasi B Corp, adalah sebuah lembaga nirlaba global yang mendukung perusahaan untuk menjalankan model dan tata kelola bisnis berdampak agar dapat menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan dunia.

GIIRS menganalisis kinerja dampak sosial dan lingkungan sebuah perusahaan secara komprehensif dan transparan. Amartha memenuhi kriteria sebagai perusahaan “Impact Investment” peringkat Platinum (peringkat tertinggi), karena telah menerapkan tata kelola perusahaan berstandar internasional yang berorientasi pada dampak sosial, serta atas prestasi Amartha dalam meningkatkan kesejahteraan lebih dari 450 ribu mitra yang merupakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan, melalui layanan keuangan dan pendampingan kewirausahaan serta keuangan yang berkelanjutan.

"GIIRS Rating dengan predikat Platinum adalah kebanggan bagi kami, sebagai pengakuan global atas Amartha sebagai perusahaan yang berdampak sosial. Visi Amartha untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia telah menjadi pendorong arus utama Impact Investment (investasi berdampak) di Indonesia, dan GIIRS Rating ini adalah milestone bagi Amartha untuk menginspirasi lebih banyak lagi bisnis berorientasi impact di Indonesia, melibatkan lebih banyak lagi masyarakat untuk bersama-sama menciptakan dampak sosial yang lebih luas terutama bagi perempuan pengusaha mikro di pedesaan Indonesia," ujar Chief Risk and Sustainability Amartha Aria Widyanto di Jakarta.

GIIRS melakukan penilaian dampak yang diciptakan perusahaan secara keseluruhan dalam 5 aspek, yaitu: (1) Aspek Tata Kelola Perusahaan, yang mengevaluasi keseluruhan misi, etika, akuntabilitas, dan transparansi perusahaan; (2) Aspek Karyawan, yang mengevaluasi kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan; (3) Aspek Komunitas, yang mengevaluasi keterlibatan dan dampak yang diciptakan oleh perusahaan dalam sebuah komunitas; (4) Aspek Lingkungan, yang mengevaluasi seluruh lingkungan perusahaan termasuk fasilitas, sumber daya dan emisi dan (5) Aspek Konsumen, yang mengevaluasi produk atau layanannya dirancang untuk mengatasi permasalahan sosial.

"Di tahun ini, Amartha berkomitmen untuk terus mengedepankan inovasi layanan keuangan digital baik untuk pendana maupun mitra. Antara lain dengan meluncurkan produk dan program untuk menekan biaya pengeluaran rumah tangga Mitra Amartha. Dengan demikian, Amartha tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan mitra, tetapi juga menekan pengeluarannya, sehingga mempercepat mereka mencapai kesejahteraan," tambah Aria Widyanto.

Amartha pada tiap tahunnya mempublikasikan Social Accountability Report (SAR) yang bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai kontribusi dan dampak sosial yang diciptakan Amartha. Sekaligus menunjukan komitmen Amartha sebagai perusahaan yang berorientasi pada dampak sosial dan bisnis berkelanjutan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved