alexametrics

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua

loading...
A+ A-
Sejumlah anak-anak orang super kaya ternyata enggan mengikuti jejak orang tuanya. Mereka memilih merintis karier sendiri, yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan jalan yang dirintis orang tua. Berikut anak-anak miliader dunia yang memilih merintis bisnis sendiri.
1. Jennifer Gates

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


Melihat nama belakangnya, Anda pasti sudah bisa menebak siapa sosok gadis berambut pirang tersebut? Jennifer adalah putri Bill Gates dan Melinda Gates. Walau memiliki ayah pemilik Microsoft, tapi Jennifer sendiri tak tertarik terjun ke industri teknologi.



Sembari menyelesaikan pendidikan di Stanford University, Jennifer mendirikan komunitas Evergate Stables. Evergate Stables terbentuk dari hobi berkuda yang telah digelutinya sejak kecil. Dengan adanya organisasi tersebut, kekasih pengusaha Arab Nasser itu berharap dapat saling menghubungkan para atlet berbakat dan saling mendorong meraih prestasi bersama.

2. David and Megan Ellison

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


David Ellison, salah satu pewaris Oracle Corporation. Meskipun tumbuh dari keluarga kaya raya dengan total kekayaan mencapai puluhan triliun, tetapi David memilih jalan berbeda dari sang ayah, Larry Ellison.

Alih-alih bergabung dengan perusahaan manajemen data terbesar di dunia tersebut, David justru merintis kariernya sebagai film maker. Ia mendirikan Skydance Media.
Berbagai film laris berhasil dirilisnya, seperti Terminator Genisys, Top Gun 2, dan yang paling fenomenal Mission Impossible 5. Hal sama juga ditempuh sang adik, Megan Ellison, yang lebih tertarik terjun sebagai produser ketimbang mengelolah bisnis keluarga yang eksis sejak 1977 dengan 68.000 lebih pegawai. Wanita 33 tahun ini mendirikan Annapurna Pictures.
3. Dylan Lauren

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


Pecinta fesyen pasti tidak asing dengan merek Ralph Lauren, busana asal Amerika Serikat yang bernilai miliaran dolar yang mempekerjakan 18.000 orang lebih. Dylan Lauren merupakan putri desainer kenamaan tersebut. Sukses bisnis kedua orangtuanya mengajarkan banyak hal soal mengelola usaha dari nol.

Perempuan kelahiran 9 Mei 1974 itu mengembangkan usahanya sendiri yang terbilang jauh dari nama besar Lauren. Ia merintis Dylan Candy Bar, toko kecil yang menjual permen dan berhasil bertransformasi menjadi gerai permen terbesar di dunia dalam 7 tahun terakhir.

4. Sam Branson

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


Siapa sangka, ternyata Sam Branson merupakan putra pengusaha sukses Richard Branson, miliarder pendiri Virgin Group yang membawahi 360 anak perusahaan. Bahkan Forbes memasukkan ayah Sam ini ke dalam daftar 300 orang terkaya di dunia dengan total aset USD3,9 miliar atau setara dengan Rp54,5 triliun. Memiliki orangtua yang sukses mengelola berbagai jenis perusahaan tak membuat aktor berbakat Superman Returns itu tertarik menjadi pengusaha. Sam menikmati kariernya di dunia hiburan.

5. Isha Ambani

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


Isha Ambani, salah satu putri konglomerat asal India, Mukesh Ambani banyak menuai perhatian publik. Selain karena pesona parasnya, wanita lulusan Stanford University ini juga dikenal dengan kemampuan bisnis mumpuni yang diwarisi dari sang ayah.

Mukesh merupakan pengusaha kaya India yang memiliki Reliance Industries Limited, perusahaan bidang minyak dan gas. Keluarga Ambani tercatat memiliki kekayaan bersih USD40 miliar atau Rp595 triliun pada 2018. Meski bisnis keluarga besarnya bergerak pada industri minyak dan gas, Isha lebih memilih mengembangkan bakatnya dengan membentuk perusahaan fesyen dan teknologi bernama AJIO.

6. Georgina Bloomberg

Anak-anak Miliarder Ini Enggan Ikuti Jejak Orang Tua


Sebagai pria terkaya ke-20 di dunia,Michael Bloomberg memiliki putri yang tak kalah sukses. Meski begitu, Georgina tak tertarik menjadi seperti ayahnya. Dia bermimpi menjadi atlet penunggang kuda profesional. Tak hanya itu, hingga saat ini dia juga menekuni dunia kepenulisan dengan meluncurkan dua buku atas usahanya sendiri.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top