IHSG Berpotensi Rebound, Mainkan 6 Saham Berikut
Selasa, 17 Maret 2020 - 08:17 WIB
IHSG Berpotensi Rebound, Mainkan 6 Saham Berikut
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi rebound alias berbalik menguat. Senin kemarin, IHSG pulang anjlok 216,91 poin atau 4,42% ke posisi 4.690,66.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold.
"Di sisi lain, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/3/2020).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ASII
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4530-4600, dengan target harga secara bertahap di level 5075, 5425, 5675 dan 6700. Support: 4120.
2. BBRI
Terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3360-3500, dengan target harga secara bertahap di level 3660, 3920, 4520 dan 5125. Support: 3320.
3. BBCA
Terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 27300-27600, dengan target harga secara bertahap di level 28200, 28625, 28925 dan 30725. Support: 27050, 26700 dan 26375.
4. BIRD
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1850-1860, dengan target harga di level 1970, 2040, 2080 dan 2270. Support: 1800.
5. ELSA
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 160-166, dengan target harga secara bertahap di level 190, 212, 228 dan 290. Support: 134.
6. HMSP
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 1400-1410, dengan target harga di level 1450, 1545, 1620, 1675 dan 1900. Support: 1345.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold.
"Di sisi lain, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/3/2020).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ASII
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4530-4600, dengan target harga secara bertahap di level 5075, 5425, 5675 dan 6700. Support: 4120.
2. BBRI
Terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3360-3500, dengan target harga secara bertahap di level 3660, 3920, 4520 dan 5125. Support: 3320.
3. BBCA
Terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 27300-27600, dengan target harga secara bertahap di level 28200, 28625, 28925 dan 30725. Support: 27050, 26700 dan 26375.
4. BIRD
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1850-1860, dengan target harga di level 1970, 2040, 2080 dan 2270. Support: 1800.
5. ELSA
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 160-166, dengan target harga secara bertahap di level 190, 212, 228 dan 290. Support: 134.
6. HMSP
Indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 1400-1410, dengan target harga di level 1450, 1545, 1620, 1675 dan 1900. Support: 1345.
(ven)
Lihat Juga :