Nipress Siap Dukung Program 45.000 Titik PJU-TS 2020

Selasa, 17 Maret 2020 - 22:23 WIB
Nipress Siap Dukung...
Nipress Siap Dukung Program 45.000 Titik PJU-TS 2020
A A A
JAKARTA - Produsen baterai lithium pertama di Indonesia, PT Nipress Tbk (NIPS), menyatakan siap mendukung pelaksanaan proyek nasional pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode kerja 2020. PJU-TS merupakan salah satu inovasi yang dilakukan dengan mengganti PJU yang mulanya menggunakan energi listrik diganti dengan energi matahari sebagai sumber energi untuk penerangan.

"PT Nipress siap mendukung program PJU-TS untuk periode 2020. Melalui penyediaan baterai lithium produksi kami yang selama ini sudah terbukti kehandalan dan keawetan dalam penggunaannya di seluruh Indonesia," ujar Kadiv PT Nipress Rachmad Setiawan, di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Menurut Rachmad Setiawan, saat ini baterai lithium produksi PT Nipress bermerek NS juga sudah digunakan di lebih 5.000 titik PJU-TS di seluruh wilayah Indonesia, sejak program PJU-TS ini digulirkan pada 2014. "Rata-rata produk kami bisa awet hingga 5-7 tahun pemakaian. Sehingga efisien dan ekonomis. Kebijakan KESDM baru dengan menggunakan baterai Lithium pada PJU-TS 2020 ini sangat kami dukung. Karena akan membuat life time PJU-TS lebih lama dan lebih aman," tambahnya.

PJU-TS 2020 adalah salah satu Program Prioritas Nasional dari Kementerian ESDM untuk pemasangan di lebih 45.000 titik baru lampu PJU-TS di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Program pro lingkungan yang telah dijalankan sejak 2018 itu, telah berhasil memasang puluhan ribu lampu PJU-TS di seluruh Indonesia.Hal itu sebagai bentuk implementasi dari kebijakan nasional prolingkungan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi gas Efek Rumah Kaca (ERK) dan pemasyarakatan pemanfaatan sumber daya energi baru terbarukan (EBT). Proyek ini dikejar pelaksanaannya oleh pemerintah pusat melalui KESDM, sejalan dengan target nasional bahwa bauran EBT diharapkan hingga 23% dari energi nasional di 2025 nanti.
Setiap panel PJU-TS terdiri dari komponen panel surya, beterai, solar charger controller, tiang dan bracket, lampu LED dan armature, kabel dan aksesoris, serta instalasi dan pondasi. Untuk semakin meningkatkan life time panel PJU-TS, maka pada program kerja PJU-TS 2020 ini, Kementerian ESDM merencanakan akan menggantikan jenis baterai lead acid menjadi baterai lithium.

"Ini kebijakan yang tepat dan perlu didukung. Dengan menggunakan baterai lithium daya listrik yang dihasilkan akan lebih besar, lebih awet, dan life time lebih lama. Dan baterai lithium produk kami, juga sudah terbukti memenuhi persyaratan tersebut karena sudah banyak dimanfaatkan di berbagai panel PJU-TS di seluruh Indonesia. Ini juga 100% dirakit di dalam negeri, sehingga cocok dengan spesifikasi, dan kami sudah berpengalaman memproduksi baterai Lithium sejak 2013, sehingga sangat kompetitif," jelas Rachmad.

Dengan lebih 40 tahun berpengalaman di dunia baterai di Indonesia, sambung dia, produk-produk PT Nipress saat ini menguasai pasar domestik. Bahkan, baterai Lithium produksi perseroan juga telah ekspor dengan tujuan pasar Asia hingga Eropa.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5.000 Lampu Tenaga Surya...
5.000 Lampu Tenaga Surya Akan Dipasang di Desa Terpencil
Pertamina Berdayakan...
Pertamina Berdayakan Pelaku UMKM melalui Energi Tenaga Surya hingga Hemat Rp15 Juta Per Tahun
Gandeng Baznas, 99 Lampu...
Gandeng Baznas, 99 Lampu Induksi ACOME IoT Terpasang di Puluhan Masjid Jabodetabek
VDR Dukung 100 Masjid...
VDR Dukung 100 Masjid dan Musala Gunakan Lampu LED Ramah Lingkungan
Tawarkan T8, Ini Bedanya...
Tawarkan T8, Ini Bedanya Tube Light Konvensional dengan LED Menurut Nanolite.
Setara Tanam Ratusan...
Setara Tanam Ratusan Ribu Pohon, Lippo Malls Terapkan Sistem dan Tindakan Hemat Energi
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
42 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
57 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved