alexametrics

Kemenperin Dorong Industri Tingkatkan Produk Alat Kesehatan

loading...
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri untuk ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Bagi perusahaan, perang melawan penyebaran virus corona ini bisa menjadi wujud pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih pihaknya juga sudah menyerahkan daftar industri yang memproduksi alat pelindung diri (APD) kepada Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), seperti produsen masker. Untuk industri kacamata, hingga saat ini terdapat 15 perusahaan yang telah menyerap tenaga kerja lebih dari 6.300 orang.

"Beberapa pelaku industri sudah cukup banyak yang berinisiatif membantu. Salah satunya dari industri kacamata, karena kebutuhannya cukup tinggi," ujar Gati di Jakarta, Minggu (22/2020).



Dia melanjutkan, PT Atalla Indonesia merupakan satu-satunya produsen kacamata di dalam negeri yang memiliki pabrik terintegrasi mulai dari pembuatan bingkai hingga lensa dan aksesorisnya. Saat ini, Kemenperin menggandeng PT Atalla Indonesia untuk menyumbangkan sebanyak 10.000 kacamata yang berfungsi sebagai APD ke BNPB. Kacamata tersebut dapat digunakan sebagai upaya penanganan virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah di Indonesia.

"PT Atalla merupakan salah satu produsen kacamata di Indonesia. Produk yang dihasilkannya antara lain adalah safety glasses yang bisa digunakan oleh tenaga medis," katanya.

Bantuan kacamata pelindung buatan PT Atalla Indonesia yang bermerek EVO 3014 CL ini diserahkan langsung oleh Direktur Marketing PT Atalla Indonesia Kevin Chow kepada Kepala BNPB Doni Monardo dengan disaksikan Dirjen IKMA Kemenperin di Kantor Pusat BNPB, Jakarta. Menurut Gati, ini bukti nyata dukungan dan kepedulian dari pelaku industri nasional terhadap perang melawan pandemi Covid-19.

"Kacamata pelindung ini akan didistribusikan kepada pihak-pihak yang sangat membutuhkan seperti para tenaga medis yang sedang menangani pasien terkait Covid-19. Jadi, nantinya BNPB akan menyerahkan kepada Kementerian Kesehatan sesuai kebutuhan," ungkapnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, kontribusi industri kacamata terhadap perekonomian nasional bisa dilihat dari capaian nilai ekspornya yang menembus USD104,6 juta sepanjang tahun 2019. Oleh karenanya, Kemenperin bertekad untuk semakin meningkatkan daya saing industri kacamata di Indonesia agar lebih kompetitif di kancah global.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top