Rupiah Melemah, Harga Bahan Baku Tekstil Bakal Naik

Senin, 23 Maret 2020 - 22:04 WIB
Rupiah Melemah, Harga...
Rupiah Melemah, Harga Bahan Baku Tekstil Bakal Naik
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai kian melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan terus menekan industri tekstil. Dalam perdagangan Senin ini, rupiah di indeks Bloomberg anjlok 615 poin atau 3,85% ke Rp16.575 per USD dibanding posisi Jumat sebelumnya di Rp15.960 per USD.

Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa, mengatakan anjloknya rupiah akan berdampak terhadap kenaikan harga bahan baku tekstil. Dan kenaikan harga bahan baku ini tidak sepadan dengan laju ekspor yang tengah loyo ditengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Harga bahan baku bakal naik dan ini akan menekan produksi kita karena ekspor saja sudah menurun. Pastinya dampak rupiah ini akan membuat industri kehilangan omzet," ujar Jemmy Kartiwa di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua API sektor Perdagangan Dalam Negeri, Chandra Setiawan meminta agar pemerintah condong memberi perlindungan kepada pelaku usaha domestik ketimbang membuka keran impor.

"Kami secara tegas menolak relaksasi impor, karena kita harus lebih fokus pada produsen dalam negeri untuk menjaga perekonomian Indonesia," tandasnya.

Dia menambahkan bila relaksasi impor untuk industri kain dan pakaian jadi digulirkan, dikhawatirkan akan berdampak panjang dan mengekor untuk sektor-sektor lainnya.

"Relaksasi impor di barang pakaian jadi, maka itu akan memukul industri pakaian jadi lokal. Begitu juga kalau relaksasi impor kain, itu akan dampak buruk ke industri kain dan benang di hulu, dan seterusnya. Karena proses produksi tekstil ini panjang," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Grant Thornton Indonesia...
Grant Thornton Indonesia Jabarkan Tiga Cara Mudah Bantu Pemerintah Perkuat Nilai Tukar Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.597 per Dolar AS Sore Ini
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
ANGIN SEGAR! BI Prediksi...
ANGIN SEGAR! BI Prediksi Nilai Rupiah Akan Kembali Menguat Pada Juli 2026
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved