Raih Penghargaan Pembiayaan, Amar Bank Komitmen Perluas Pinjaman bagi UMKM

loading...
Raih Penghargaan Pembiayaan, Amar Bank Komitmen Perluas Pinjaman bagi UMKM
Raih Penghargaan Pembiayaan, Amar Bank Komitmen Perluas Pinjaman bagi UMKM
BANDUNG - Amar Bank berkomitmen meningkatkan penetrasi pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kendati kondisi ekonomi ke depan bakal terpengaruh wabah virus corona.

"Saat ini masih ada 90 juta masyarakat Indonesia yang belum tersentuh akses layanan keuangan. Melalui teknologi dan transformasi digital perbankan, kami terus berupaya untuk mengembangkan layanan dan produk kami sehingga dapat menjangkau lebih banyak nasabah," kata Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian dalam siaran persnya, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, hingga saat ini, produk fintech Tunaiku yang dikelola Amar Bank telah menyalurkan dana untuk kredit modal usaha ke lebih dari 100.000 UMKM dan melayani lebih dari 350.000 nasabah. Tidak hanya itu, Amar Bank telah memiliki aset melebihi Rp3 triliun, yang sebelumnya tahun 2014 aset Amar Bank tercatat hanya sekitar ratusan miliar rupiah.

Pihaknya, juga mendukung kebijakan pemerintah kembali menurunkan tingkat suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6% atau turun 1% dibanding tahun sebelumnya. Di sisi lain, menaikkan plafon anggaran KUR dari Rp140 triliun menjadi Rp190 triliun.



Dengan adanya KUR yang mendistorsi bisnis kredit mikro komersial, pemerintah berharap dapat memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi rakyat khususnya UMKM. Sehingga dapat lebih berkembang dan cakupan pasar yang lebih luas.

Apalagi, upaya pemerintah dalam mendorong perkembangan sektor UMKM terus dilakukan di tengah maraknya isu pandemi global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan beberapa pelonggaran kebijakan countercyclical melalui Peraturan OJK (POJK) tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Covid-19.

Salah satu kebijakan yang ditempuh OJK adalah mengizinkan bank menerapkan kebijakan yang mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi. Yaitu untuk debitur yang terkena dampak penyebaran Covid-19, termasuk dalam hal ini adalah debitur UMKM.



"Melalui kebijakan ini, perbankan dapat melakukan restrukturisasi untuk seluruh kredit atau pembiayaan tanpa melihat batasan plafon kredit atau jenis debitur, termasuk debitur UMKM," jelas dia.

Komitmen Amar Bank memberikan pembiayaan kepada UMKM juga mendapat apresiasi. Di mana, Tunaiku, berhasil meraih dua penghargaan dari Majalah Infobank sebagai "Top SME Lender 2019 (UMKM)" kategori Buku 2 dan "The Best Bank In Mortgage 2020" kategori Buku 2.

Diraihnya penghargaan ini, Amar Bank menunjukkan keberhasilannya dalam menjalankan pelayanannya kepada masyarakat Indonesia. Penghargaan ini mendorong Amar Bank untuk terus menyalurkan kredit melalui pemanfaatan teknologi dan meningkatkan inklusi keuangan yang berprinsip pada keuangan berkelanjutan.
(ven)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top