Gubernur BI: Kondisi Ekonomi Saat Ini Tak Seperti Krisis 2008 atau 1998

Kamis, 26 Maret 2020 - 15:15 WIB
Gubernur BI: Kondisi...
Gubernur BI: Kondisi Ekonomi Saat Ini Tak Seperti Krisis 2008 atau 1998
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kondisi ekonomi saat ini berbeda dengan seperti tahun 2008 dan 1998. Menurut Perry, kondisi ekonomi yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan krisis ekonomi beberapa tahun lalu..

Pasalnya guncangan yang terjadi pada ekonomi disebabkan oleh penyebaran pandemik virus corona (covid-19). Sedangkan pada tahun 2008 ataupun 1998, benar-benar kondisi ekonomi dan keuangan sedang mengalami masalah.

Pada tahun 2008, ketika itu industri perbankan mengalami masalah. Dimana banyak perbankan yang angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) nya tinggi. Hal ini imbas dari kenaikan harga komoditas anjlok sehingga beberapa pengusaha kesulitan membayar pinjaman ke bank.

"Kami juga menekankan bahwa yang kita hadapi sekarang ini berbeda jangan dibandingkan dengan global financial krisis apalagi dengan krisis asia," ujar Perry dalam teleconfrencen, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya penyebaran corona atau covid-19 yang begitu cepat mempengaruhi pasar keuangan. Bahkan tak hanya di Indonesia, pasar keuangan di seluruh dunia baik di Amerika Serikat maupun Eropa juga anjlok.

"Ingat yang kita hadapi tidak hanya masalah pasar keuangan, tidak hanya masalah ekonomi tapi masalah kemanusian dan yang terjadi di pasar keuangan ini karena pandemi covid-19 ini yang menyebar sangat luas. Sangat cepat di negara-negara AS, Eropa juga dan kita mengalami di Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Perry, semakin cepat masalah pandemi covid-19 ini diselesaikan maka semakin cepat juga masalah ekonomi diselesaikan. Bahkan Indonesia bisa meminimalisir dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan negar-negara lain.

"Oleh karena itu, semakin cepat, semakin baik kita mengatasi masalah covid-19 dampak terhadap pasar keuangan dampak terhadap ekonomi bisa diminimalisir," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Antrean Panjang Terlihat...
Antrean Panjang Terlihat di Bank Makanan Milan Saat Krisis Memburuk
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
DPR Ingatkan Bank Jangan...
DPR Ingatkan Bank Jangan Hambat Pencairan Program Indonesia Pintar
Dampak Wabah Covid-19,...
Dampak Wabah Covid-19, Solusi Global Diperlukan Atasi Krisis 2020
RI Dorong Sinergi dan...
RI Dorong Sinergi dan Kolaborasi di ASEAN untuk Tangani Covid-19
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
3 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
4 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
4 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
5 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved