alexametrics

Local Lockdown Belum Ganggu Kepercayaan Investor

loading...
A+ A-
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal memperpanjang local lockdown untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayahnya tidak akan berdampak pada ekonomi Indonesia.

Sebagai informasi, keputusan lockdown itu diambil Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono setelah satu pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Untuk tegal pengaruhnya tidak signifikan ya. Kecuali diikuti oleh satu daerah besar seperti Jawa Tengah atau DKI Jakarta, baru ada efeknya ke pasar," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (27/3/2020).



Dia melanjutkan, adanya salah satu kota di daerah Indonesia yang menerapkan lockdown tidak akan menggangu kepercayaan investor. Hal ini dikarenakan Tegal secara persentase tidak terlalu banyak memberikan kontribusi pada ekonomi nasional.

"Beritanya belum sampai ke tingkat internasional, jadi aksi aksi sepihak dari kepala daerah tidak berimbas ke trust investor. Masalahnya Presiden masih bilang bahwa tidak ada lockdown," jelasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top