alexametrics

Ada Opsi Lockdown, Rupiah Hari Ini Diprediksi Tertekan

loading...
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diprediksi tertekan. Dalam perdagangan sebelumnya, rupiah bertengger di kisaran level Rp16.170/USD atau sedikit membaik.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pasar aset berisiko termasuk rupiah mungkin akan tertekan di hari Senin karena pasar kembali mengkhawatirkan penyebaran wabah corona (Covid-19) yang sudah memberikan dampak negatif ke perekonomian, seperti yang disampaikan oleh IMF bahwa wabah corona sudah menyebabkan krisis ekonomi dan keuangan global.

Kebijakan lockdown yang ditempuh sejumlah negara juga memberi dampak pada perekonomian. Indonesia sendiri belum mengambil langkah lockdown namun sinyal ke arah karantina wilayah mulai menguat.



"Lockdown karena wabah menyebabkan aktivitas ekonomi berkurang dan menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara," ujar Ariston di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Dia melanjutkan, data ekonomi yang dirilis pekan lalu negara yang terkena wabah seperti AS, Eropa dan Inggris, menunjukkan pelemahan yang cukup dalam. Contohnya data tenaga kerja AS yang menunjukkan jumlah orang yang menganggur bertambah 10 kali lipat lebih. "Data aktivitas manufaktur dan sektor jasa juga mengalami penurunan yang signifikan," katanya.

Dia menambahkan, sentimen penahan pelemahan mungkin datang dari ditandatanganinya UU stimulus jumbo Amerika Serikat yang mengeluarkan dana hingga USD2 Triliun untuk meredam dampak negatif wabah di perekonomian AS. "Hari ini Rupiah berpotensi bergerak di kisaran 16.100-16.300 per dolar AS," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top