IHSG Anjlok 5%, BEI Bekukan Perdagangan Sementara

Senin, 30 Maret 2020 - 10:49 WIB
IHSG Anjlok 5%, BEI...
IHSG Anjlok 5%, BEI Bekukan Perdagangan Sementara
A A A
JAKARTA - Pasca dibuka flat pada perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok cukup drastis sebesar 4,57% atau 207 ke level 4.337 pada pukul 09.09 WIB, Senin (30/3). Sebanyak 28 emiten bergerak menguat, 228 emiten melemah dan 75 emiten stagnan. Lalu pada pukul 10.20, IHSG anjlok 5% ke 4.318.

Menanggapi ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa pada hari ini, telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 10:20:48 waktu JATS yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%.

"Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat," ujar Seketaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Adapun, perdagangan akan dilanjutkan pukul 10:50:48 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. "Pemberitahuan selengkapnya akan kami sampaikan melalui website BEI www.idx.co.id," jelasnya.

Sebagai informasi sektor yang melemah adalah sektor konsumer sebesar 2,14% menjadi 1.535, infrastruktur melemah 2,22% menjadi 750, lalu sektor manufaktur melemah 0,67% menjadi 963, perkebunan 1,01% menjadi 908, pertambangan 1,65% menjadi 1.152, perdagangan 0,69% menjadi 565.

Sedangkan, empat sektor mengalami penguatan dan enam lainnya melemah. Sektor yang menguat di antaranya aneka industri 3,96% menjadi 715, aneka industri sebesar 0,16% menjadi 551, sektor properti 5,57% menjadi 335, keuangan menguat 0,67% menjadi 962.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sentimen Negatif Masih...
Sentimen Negatif Masih Bayangi IHSG, Bursa Bakal Trading Halt Lagi?
Ketentuan Trading Halt,...
Ketentuan Trading Halt, Bursa Saham Bisa Kena Suspensi Jika Turun 15%
IHSG Anjlok 8%, BEI...
IHSG Anjlok 8%, BEI Aktifkan Trading Halt Hentikan Sementara Perdagangan Saham
IHSG Nyungsep 9,19 Persen,...
IHSG Nyungsep 9,19 Persen, BEI Lakukan Trading Halt
IHSG Terjun Bebas Lebih...
IHSG Terjun Bebas Lebih 9%, BEI Langsung Aktifkan Trading Halt
BEI Beberkan Penyebab...
BEI Beberkan Penyebab IHSG Terpuruk 6% Lebih hingga Trading Halt
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
30 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved