Siapkan Dana Rp275 Miliar, BTN Beli Saham di Pasar Sekunder

Senin, 30 Maret 2020 - 13:05 WIB
Siapkan Dana Rp275 Miliar,...
Siapkan Dana Rp275 Miliar, BTN Beli Saham di Pasar Sekunder
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. melakukan pembelian saham perseroan berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sudah disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tengah fluktuasi harga saham seperti saat ini. Perseroan mengikuti anjuran dari OJK dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi, melakukan stabilisasi harga saham dan meningkatkan kepercayaan pasar akan kinerja BTN ke depan.

Hal itu dilakukan dengan cara memberikan insentif variabel dalam bentuk Long Term Incentive (LTI) kepada pengurus bank dan pegawai, dimana dana LTI ini akan digunakan untuk pembelian Saham BBTN melalui Pasar Sekunder. Langkah ini merupakan dukungan perseroan terhadap program pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dalam negeri khususnya dalam mengatasi kejatuhan harga saham BUMN di market pasca COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO.

Pembelian saham juga dimaksudkan untuk memotivasi pegawai dalam mendukung kinerja perusahaan sesuai dengan penilaian tertentu. Demikian disampaikan Direktur Finance, Planning and Treasury BTN Nixon LP Napitupulu dalam siaran pers yang diterima media di Jakarta, Senin (30/3).

"Kami telah menyiapkan dana sebesar Rp275 Milyar untuk melakukan pembelian saham BBTN. Perseroan telah menunjuk perusahaan sekuritas sebagai perantara pedagang efek untuk melakukan pembelian saham tersebut," jelas Nixon.

Menurut Nixon, pembelian saham seluruhnya diarahkan pada saham di pasar sekunder untuk program Long Term Incentive (LTI) serta dalam rangka mendorong implementasi Prudential Risk Taking sesuai POJK No.45.

Perseroan telah menyiapkan skenario pembelian saham dengan tiga tahapan pembelian yang akan dimulai tahun 2020 sebesar 50% dari total anggaran yang disiapkan. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2021 dan 2022 dengan alokasi masing-masing 25% dari dana yang disiapkan untuk pembelian saham tersebut.

"Jadi tahun 2020 kami sudah siap untuk melakukan pembelian saham dengan alokasi dana sebesar Rp137,5 Milyar atau 50% dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp275 Milyar," kata Nixon.

Sambung Nixon mengungkapkan, pembelian saham BBTN tersebut tidak akan mengganggu bisnis perseroan. Dia meyakini justru pembelian saham tersebut akan memberikan sentiment positif bagi kinerja perusahaan. Karena peruntukannya ditujukan untuk pengurus bank dan pegawai BTN.

"Maka diharapkan dapat mendorong pelaksanaan budaya berbasis kinerja sekaligus meningkatkan nilai kapitalisasi dan stabilisasi harga saham perseroan," tegas Nixon.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BBTN, Saham Bagus! Tapi...
BBTN, Saham Bagus! Tapi Salah Harga
Kinerja Apik, Analis...
Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600
Analis Proyeksikan BBTN...
Analis Proyeksikan BBTN Dukung Penguatan LQ45
Buyback Saham BMRI Perkuat...
Buyback Saham BMRI Perkuat Kepercayaan Investor
Buyback Bank Mandiri...
Buyback Bank Mandiri Diyakini Bisa Menjaga Kepercayaan Pasar
Sah! Haru Koesmahargyo...
Sah! Haru Koesmahargyo Diangkat Jadi Dirut Bank BTN
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
4 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
4 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
4 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
4 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
5 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
5 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved