Bisnis Angkutan Darat Anjlok, Organda Minta Stimulus Segera Direalisasikan

Selasa, 31 Maret 2020 - 23:24 WIB
Bisnis Angkutan Darat...
Bisnis Angkutan Darat Anjlok, Organda Minta Stimulus Segera Direalisasikan
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengungkapkan dampak virus corona telah membuat bisnis angkutan darat anjlok. Ia mengatakan perusahaan-perusahaan otobus atau PO sudah bersiap siap menghentikan operasional seluruh armadanya.

"Dari data yang saya terima, omzet anjlok hingga 75%, bahkan untuk bus pariwisata anjlok sampai 80%," ujar Ateng kepada SINDOnews, Selasa (31/3/2020).

Ateng menambahkan, kebijakan karantina wilayah yang diambil masing-masing pemerintah daerah turut menjadi salah satu faktor dihentikannya beberapa armada. Saat ini, kata Ateng, hanya 30% saja armada yang beroperasi.

Dengan kondisi seperti ini, Ateng berharap stimulus yang diungkapkan oleh pemerintah bisa berjalan secepatnya. Sebab, dalam kondisi seperti ini, realisasi stimulus sangat dibutuhkan.

"Pihak-pihak terkait seperti perbankan, Kemenhub dapat merealisasikan stimulus yang diberikan. Baik itu relaksasi kredit, retribusi, pajak dan lain-lain. Dan khusus BLT harus cepat diberikan, karena ada yang sudah tidak dapat penghasilan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banyak Angkutan Bodong,...
Banyak Angkutan Bodong, Kinerja Transportasi Darat Stagnan
Benahi Transportasi...
Benahi Transportasi Angkutan Darat, Organda Kota Palu Beri Masukan Ini kepada Pemkot
Liburan Akhir Tahun...
Liburan Akhir Tahun Dipotong, Organda: Bisa Survive Aja Sudah Beruntung
Kemenhub Buka Akses...
Kemenhub Buka Akses Transportasi Lagi, Sekjen Organda: Kami Alami Dilema
Organda Minta Pemerintah...
Organda Minta Pemerintah Tegas Terhadap Angkutan Ilegal
KPPU Larang Organisasi...
KPPU Larang Organisasi Angkutan Darat Buat Kesepakatan Tarif Angkutan Barang
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
55 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved