alexametrics

Bisnis Angkutan Darat Anjlok, Organda Minta Stimulus Segera Direalisasikan

loading...
A+ A-
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengungkapkan dampak virus corona telah membuat bisnis angkutan darat anjlok. Ia mengatakan perusahaan-perusahaan otobus atau PO sudah bersiap siap menghentikan operasional seluruh armadanya.

"Dari data yang saya terima, omzet anjlok hingga 75%, bahkan untuk bus pariwisata anjlok sampai 80%," ujar Ateng kepada SINDOnews, Selasa (31/3/2020).

Ateng menambahkan, kebijakan karantina wilayah yang diambil masing-masing pemerintah daerah turut menjadi salah satu faktor dihentikannya beberapa armada. Saat ini, kata Ateng, hanya 30% saja armada yang beroperasi.



Dengan kondisi seperti ini, Ateng berharap stimulus yang diungkapkan oleh pemerintah bisa berjalan secepatnya. Sebab, dalam kondisi seperti ini, realisasi stimulus sangat dibutuhkan.

"Pihak-pihak terkait seperti perbankan, Kemenhub dapat merealisasikan stimulus yang diberikan. Baik itu relaksasi kredit, retribusi, pajak dan lain-lain. Dan khusus BLT harus cepat diberikan, karena ada yang sudah tidak dapat penghasilan," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top