Pemerintah Guyur Rp5,9 Triliun untuk Insentif Tenaga Medis

Rabu, 01 April 2020 - 11:47 WIB
Pemerintah Guyur Rp5,9...
Pemerintah Guyur Rp5,9 Triliun untuk Insentif Tenaga Medis
A A A
JAKARTA - Penanganan pandemi corona (Covid-19) memerlukan upaya serius yang komprehensif dari semua aspek. Pasalnya, penyebaran Covid-19 bukan hanya berdampak pada masalah kesehatan, tetapi juga masalah kemanusiaan yang berdampak pada aspek sosial dan ekonomi. Hal ini tentu mempengaruhi fundamental perekonomian nasional.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan akan mengguyur insentif untuk tenaga medis di Indonesia. Adapun anggaran yang diberikan untuk sektor kesehatan sebesar Rp75 Triliun.

Anggaran tersebut diantaranya untuk tenaga medis Rp5,9 triliun dengan rincian Insentif Tenaga Medis Pusat (Rp1,3 triliun) dan Tenaga Medis Daerah (Rp4,6 triliun). "Kita utamakan insentif tenaga medis dan belanja penanganan kesehatan," ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Selain untuk tenaga medis, lanjut dia, terdapat anggaran untuk Social Safety Net yang akan diperluas sebesar Rp110 Triliun. Lalu dukungan kepada industri senilai Rp70,1 Triliun (pajak, Bea Masuk, KUR). Prioritas ke-4 adalah dukungan pembiayaan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp150 Triliun.

"Untuk memberikan landasan hukum yang kuat bagi Pemerintah dalam upaya penanganan dampak Covid-19, maka pada tanggal 31 Maret 2020 telah diterbitkan tiga bentuk peraturan perundang-undangan,” katanya.

Kemudian, lanjut Airlangga, untuk mencegah terjadinya krisis ekonomi dan keuangan, telah ditetapkan Tambahan Belanja dan Pembiayaan Anggaran untuk menangani dampak Covid-19, yaitu sebesar Rp405,1 Triliun. "Kita ingin agar ekonomi tetap terjaga," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga April 2020, Penyaluran...
Hingga April 2020, Penyaluran Insentif Tenaga Kesehatan Mencapai Rp24 M
Sembuh Covid-19, Virus...
Sembuh Covid-19, Virus Corona Dapat Bertahan di Mata
Anggaran Insentif Nakes...
Anggaran Insentif Nakes Makassar Sudah Ada, Tapi Tunggu Parsial Keempat
Dampak Covid-19, Sistem...
Dampak Covid-19, Sistem Kesehatan Jepang Terancam Lumpuh
Belum Sebulan Menjabat,...
Belum Sebulan Menjabat, Menteri Kesehatan Brasil Mengundurkan Diri
Kalung Eucalyptus Disebut...
Kalung Eucalyptus Disebut Antivirus Covid-19, Ini Tanggapan Pakar Kesehatan
Berita Terkini
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
5 menit yang lalu
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
35 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
43 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
49 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved