Gubernur BI Tegaskan Pandemic Bond Tidak Akan Gerus Cadev

Rabu, 08 April 2020 - 13:59 WIB
Gubernur BI Tegaskan...
Gubernur BI Tegaskan Pandemic Bond Tidak Akan Gerus Cadev
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan penerbitan surat utang berdenominasi dolar AS senilai USD4,3 miliar untuk menangani pandemi virus corona alias Pandemic Bond, justru telah membangun kepercayaan pasar.

Selain jumlahnya besar, Pandemic Bond ini terbagi dalam tiga tenor: 10,5 tahun, 30,5 tahun dan 50 tahun. Tenor 50 tahun menjadi rekor tenor terlama untuk surat utang di Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan Pandemic Bond memberikan kepercayaan diri di pasar dimasa ketidakpastian global yang tinggi.

"Bank Indonesia menilai keberhasilan global bond ini meningkatkan kepercayaan pasar di masa ketidakpastian global yang tinggi. Indonesia dipercaya," ujar Perry di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Perry melanjutkan soal lamanya tenor global bond hingga 50 tahun juga tidak akan menggerus cadangan devisa. "Cadev akan terkendali. BI akan terus menjaga stabilitas cadev," katanya.

Cadangan devisa pada akhir Maret 2020 sebesar USD 121 miliar, turun USD9,4 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan tersebut, sebesar USD2 miliar untuk membayar utang pemerintah yang jatuh tempo, dan USD7 miliar untuk stabilisasi rupiah, khususnya pada minggu kedua dan ketiga Maret, dimana terjadi kepanikan global yang mendorong investor melepas saham dan obligasi.

"Di situlah peran BI berada, di pasar," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Top! BI Didapuk Sebagai...
Top! BI Didapuk Sebagai Pengelola Cadangan Devisa Terbaik
BI Tegaskan Cadangan...
BI Tegaskan Cadangan Devisa Indonesia Kuat, Lampaui Standar IMF
Cadev Naik Jadi USD137,3...
Cadev Naik Jadi USD137,3 Miliar, Kebutuhan 8 Bulan Impor Aman
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Berita Terkini
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
15 menit yang lalu
Pegadaian Salurkan Lebih...
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Seluruh Nusantara
10 jam yang lalu
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
12 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
13 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
13 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
13 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved