Tak Kunjung Sepakat dengan Aramco, Progres Kilang Cilacap Capai 10% Tahun Ini

Rabu, 08 April 2020 - 16:14 WIB
Tak Kunjung Sepakat...
Tak Kunjung Sepakat dengan Aramco, Progres Kilang Cilacap Capai 10% Tahun Ini
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan pembangunan Kilang Cilacap tetap berlanjut sesuai target yang ditetapkan kendati menghadapi sejumlah kendala salah satunya terkait kerja sama investasi dengan Saudi Aramco yang tak kunjung sepakat. Perseroan menargetkan progres pembangunan Kilang Cilacap tahun ini bisa mencapai 10%.

"Kita targetkan tahun ini mencapai 10% dan akan terus dikebut sesuai target tahapan pembangunannya,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, negosiasi dengan Saudi Aramco masih terus berlanjut. Pihaknya menargetkan kerja sama investasi tersebut bisa segera disepakati pada akhir April 2020. Selain Kilang Cilacap, imbuhnya, Pertamina juga menargetkan pembangunan Kilang Balongan dapat mencapai progres yang sama.

“Dalam perkembangannya, Pertamina secara paralel melaksanakan sejumlah pekerjaan seperti pembangunan dermaga (jetty), site development, pembangunan workshop and warehouse, pembangunan kantor gedung laboratorium dan HSSE, serta sarana pendukung lainnya,” kata dia.

Tidak hanya itu, Pertamina juga telah menyelesaikan pengadaan peralatan utama untuk memastikan proyek tersebut dapat berjalan sesuai target. Saat ini, peralatan tersebut sedang dalam proses pembuatan atau manufacturing.

Terkait pembangunan Kilang Balongan dikerjakan melalui sejumlah fase. Pengerjaan fase pertama berupa Dual FEED Competition (DFC) dengan dua konsorsium yakni Konsorsium RRE (Rekayasa Industri, Rekayasa Engineering, dan Enviromate Technology International) serta konsorsium JSW di antaranya JGC Indonesia, Synergy Engineering, dan Wijaya Karya. “Proses itu ditargetkan selesai pada Mei 2020,” kata Fajriyah.

Untuk fase kedua berupa studi kelayakan serta memulai Revamp Studi Unit ARDHM. Sedangkan fase ketiga berupa studi kelayakan bersama mitra, serta penetapan lokasi dan pengadaan lahan.

Disamping itu, Pertamina juga telah menandatangani kesepakatan kerja sama investasi dengan ADNOC. “Pertamina juga sedang memproses pengadaan lahan,” ungkap dia.

Di sisi lain, Pertamina juga memastikan progres pembangunan Kilang Balikpapan menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan laporan Pertamina, hingga kuartal pertama 2020 progresnya telah mencapai 15,02% dan ditargetkan hingga akhir tahun ini mencapai 40%.

Sementara, proyek Kilang Plaju, Pertamina telah memasuki pengadaan Licensor Basic Engineering Design (BED) dan memulai pekerjaan BED. Sedangkan progres Kilang Dumai dalam tahap tender revisit Bankable Feasibility Study (BFS).

Terakhir, proyek Kilang Tuban telah selesai dengan proses pengadaan lahan dan sedang dalam proses pembayaran. Adapun Pertamina dan mitranya Rosneft telah menandatangani kontrak desain Kilang Tuban dengan kontraktor terpilih pada 28 Oktober 2019.

Fajriyah mengatakan, saat ini proyek Kilang Tuban telah dimulai pelaksanaan BED dan Front End Engineering Design (FEED). Progres Land Clearing telah mencapai 90,08% serta progress restorasi mencapai 46,40%. Adapun progress General Engineering Design (GED) telah mencapai 6,22%.

“Dengan dukungan semua pihak, pembangunan kilang diharapkan berjalan lancar dan selesai sesuai waktu yang ditargetkan, sehingga kita bisa berdaulat secara energi,” kata Fajriyah.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aramco Batal Bangun...
Aramco Batal Bangun Cilacap, Pertamina Cari Mitra Baru
Pertamina Pastikan Pembangunan...
Pertamina Pastikan Pembangunan Kilang RDMP Cilacap Tetap Jalan
Dubes Arab Saudi Bongkar...
Dubes Arab Saudi Bongkar Alasan Saudi Aramco Cabut dari Proyek Kilang Pertamina
Kebakaran Kilang Pertamina...
Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Berhasil Dipadamkan
Kebakaran Kilang Cilacap...
Kebakaran Kilang Cilacap jadi Kado Getir HUT ke-4 PT KPI
Kebakaran Hebat Landa...
Kebakaran Hebat Landa Kilang Cilacap, Pertamina: Pasokan BBM dan Elpiji Aman
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
8 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
8 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
8 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
8 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
8 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved