Apa itu converter kit?

Minggu, 08 Januari 2012 - 18:21 WIB
Apa itu converter kit?
Apa itu converter kit?
A A A
Sindonews.com - Pengalihan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke bahan Bakar Gas (BBG) ternyata membutuhkan sebuah alat yang dinilai bisa menjadi alternatif dalam pembatasan BBM bersubsidi. Yaitu converter kit, sebuah alat yang berfungsi menyalurkan bahan bakar gas ke mesin sebagai pengganti BBM.

Menurut General Manager PT Autogas Indonesia Christianti, saat ini di Indonesia masih belum ada produk mobil pribadi yang berbahan bakar gas tanpa menggunakan converter kit. Maka tak heran, jika alat converter kit ini masih belum familiar di masyarakat.

"Converter kit itu sebenarnya alat penambahan untuk kendaraan, yang biasa pakai BBM, bisa pakai gas," ungkap Christianti saat dihubungi melalui telpon seluler, Jakarta, Minggu (8/1/2012).

Dia menjelaskan, fungsi dari konverter kit adalah pengguna kendaraan bisa memilih menggunakan BBM atau BBG. Sehingga nantinya jika pemerintah memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi, yang salah satunya adalah dengan memberlakukan conversi BBM ke gas, masyarakat bisa menentukan pilihannya.

"Jadi kalau dengan converter kit, bisa pakai gas atau BBM, punya dua pilihan," terangnya.

Sayangnya, alat yang dinilai sebagai salah satu cara untuk bisa merealisasikan rencana pemerintah dalam pembatasan BBM ini cukup mahal. Satu unit konnverter kit dibanderol Rp9-15 juta per unit. Maklum saja, alat tersebut harus diimpor langsung dari Italia, karena Indonesia belum memproduksi converter kit.

"Sebenarnya harga variatif tergantung kualitas. Kita mendatangkan yang dari Italia, kualitasnya yang bagus," tuturnya.

Ada beberapa negara lain penghasil converter kit seperti Cina dan Pakistan. Namun, kualitas converter kit dari negara tersebut diakuinya masih jauh dibanding dengan Eropa yang memang sudah terlebih dahulu menggunakan gas sebagai bahan bakar transportasi. "Negara-negara Eropa sudah pakai lama," jelasnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, untuk pembatasan penggunaan BBM subsidi pada April 2012 mendatang, pemerintah mempunyai opsi untuk mengalihkan pengguna BBM subsidi ke Liquified Gas for Vehicle (LGV) atau Compressed Natural Gas (CNG).

Guna merealisasikan rencana pembatasan BBM tersebut, converter kit akan diprioritaskan untuk kendaraan umum atau angkot yang banyak digunakan di Jakarta. Kabarnya, converter kit akan diberikan secara cuma-cuma kepada kendaraan umum tersebut. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved