TPPI akan bangun pabrik aromatik

Kamis, 12 Januari 2012 - 16:12 WIB
TPPI akan bangun pabrik...
TPPI akan bangun pabrik aromatik
A A A
Sindonews.com - PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) akan membangun pabrik aromatik dengan kapasitas 500.000-600.000 ton per tahun di Tuban, Jawa Timur.

Rencana investasi itu akan terealisasi setelah masalah hutang kepada Pertamina, Perusahaan Pengelola Aset (PPA), dan BP Migas bisa diselesaikan.

Seperti diketahui, TPPI memiliki utang kepada Pertamina sebesar USD548 juta, BP Migas USD180 juta, dan PT Perusahaan Pengelola Aset Rp3,27 triliun.

“Akan dimulai tahun 2013, setelah semua kewajiban selesai. Setelah selesai, kapasitas bertambah menjadi 1-1,3 juta ton,” kata Presiden Direktur PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro) Amir Sambodo di Jakarta.

Dia mengatakan, penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) telah dilakukan pada 28 Desember 2011. Selama 75 hari hingga 23 Maret 2012, semua hutang TPPI sudah harus diselesaikan.

MRA merupakan payung restrukturisasi utang induk usaha TPPI, PT Tuban Petrochemical Industries, yang akan memperoleh pendanaan dari Deutsche Bank. Skema MRA-nya berupa pembayaran tunai dengan nilai 400 juta dolar dan Rp1 triliun.

“Mulai Mei 2012, produksi TPPI sudah bisa mencapai utilisasi 70 persen. Sementara itu, kita masih membutuhkan satu pabrik aromatik lagi. Karena itu kami melakukan ekspansi tadi,” jelasnya.

Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik (Inaplas) mencatat, saat ini Indonesia memiliki empat jenis aromatik, yakni Paraxylene dan Benzenen yang diproduksi oleh Pertamina dan TPPI dengan kapasitas masing-masing sebesar 770.000 ton dan 461.000 ton. TPPI juga memproduksi Toluene berkapasitas 75.000 ton dan Orthoxylene 80.000 ton. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
8 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
9 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
13 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved