PLN dan Antam tertarik saham Inalum

Kamis, 19 Januari 2012 - 15:14 WIB
PLN dan Antam tertarik...
PLN dan Antam tertarik saham Inalum
A A A


Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Aneka Tambang (Antam) berminat atas saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) yang akan diakuisisi oleh pemerintah pada tahun depan.

Menurut keterangan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan menyelenggarakan tender pembelian saham Inalum segera setelah proses akuisisi dari konsorsium asal Jepang, Nippon Asahi Alumunium.

“Kami akan mengundang sejumlah BUMN untuk mengikuti pembelian saham Inalum. PLN dan Antam sudah menyampaikan ketertarikannya. Nanti kami atur strateginya,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (19/1/2012).

Dahlan mengungkapkan, secara resmi PLN tertarik akan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 200 megawatt. Sedangkan Antam, meski menunjukkan ketertarikan akan Inalum, tetapi belum resmi disampaikan.

Sebelumnya, Pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp2 triliun untuk akuisisi 58 persen saham Inalum dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012. Baik pemerintah maupun DPR RI sepakat perusahaan peleburan alumunium yang berada di Sumatra Utara itu harus dimiliki Indonesia 100 persen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
8 menit yang lalu
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
22 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
1 jam yang lalu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
3 jam yang lalu
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved