DPR belum tentu setuju TDL naik
Kamis, 19 Januari 2012 - 16:21 WIB
DPR belum tentu setuju TDL naik
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengaku belum sepenuhnya menyetujui rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar sepuluh persen pada 2012.
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Wauryanto saat berkunjung ke Semarang Rabu 18 Januari 2012. Ia mengaku sudah mendengar perihal rencana kenaikan TDL itu, namun DPR belum menyetujuinya.
"Saya sudah lihat suratnya, tapi kalau akhirnya tidak jadi sehabis saya sampaikan ke media ya juga enggak tau lho," ucapnya sambil tertawa.
Kenaikan ini kemungkinan akan menyentuh angka 10 persen dari tarif TDL saat ini. "Ini jelas akan mempengaruhi banyak hal, seperti kenaikan harga-harga bahan pokok dan lain-lain, mending kalau punya duit dibuat usaha saja, soalnya dibuat deposito juga tidak akan membantu kita karena
bunga bank akan selalu dibawah persentase kenaikan itu," imbuhnya.
Di luar jadi atau tidaknya rencana kenaikan TDL tersebut, Ngargono dari Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah mengingatkan, sebaiknya rencana itu dipelajari dengan baik dan terperinci. "Lha wong PLN saat ini sudah dalam posisi untung kok malah mau naik lagi tarifnya," ujar Ngargono heran.
"Naik sih boleh tapi jaminan kepada masyarakat untuk mendapatkan kualitas pelayanan PLN apakah akan menjadi lebih baik," ujarnya.
Masih menurut Ngargono, DPR harus menanyakan tanggung jawab PLN dalam hal rasio elektrikfikasi. Rasio ini adalah rasio perbandingan penyaluran listrik di pedesaan, yang baru 30 persen. Selain itu, dirinya berharap PLN mensosialisasikan deklarasi mutu yang sudah dicanangkan sejak 2004.
"DPR harus menagih janji mutu pelayanan kepada PLN dan mensosialisasikan deklarasi mutu yang sudah dicanangkan," ujar Ngargono. (bro)
()