Pasar tradisional Solo kiblat revitalisasi pasar

Jum'at, 20 Januari 2012 - 16:37 WIB
Pasar tradisional Solo...
Pasar tradisional Solo kiblat revitalisasi pasar
A A A
Sindonews.com - Dengan penataan yang apik pasar tradisional di Kota Solo menjadi acuan penyelenggaraan program revitalisasi pasar tradisional di Indonesia. Inovasi dan pengembangan bisnis di dalamnya menjadi acuan dalam konsep revitalisasi pasar merakyat.

Program pasar percontohan yang dilakukan Kementerian Perdagangan guna menciptakan pasar yang lebih bersih, nyaman, segar, aman, jujur, higienis dan ramah lingkungan serta sesuai dengan sosial budaya setempat.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku puas dengan hasil penataan Pasar Gede yang baru saja dikunjunginya. Pasar yang dibangun pada 1820 ini sampai sekarang tetap menjadi primadona perekonomian rakyat di Kota Bengawan, serta mampu bertahan di tengah modernisasi bisnis. Untuk itulah pantas bahwa acuan program revitalisasi pasar tradisional di Indonesia berkiblat dari Pasar Gede Solo.

“Bangunan yang kokoh, rapi, nyaman dan bersih sangat menopang terjadi transaksi. Nilai transaksinya mencapai Rp 4 miliar dengan bentuk retail dan grosir,” jelas Gita dalam kunjungannya di Pasar Gede Solo, Jumat (20/1/2012) .

Revitalisasi pasar tradisional di Indonesia bisa jadi memakai standar yang dimiliki Pasar Gede Solo, tapi bisa pula muncul inovasi baru sejalan dengan kajian yang dilakukan kementrian.

Kedatangannya Gita di Solo untuk meninjau Pasar Gede yang menyabet juara pertama lomba pasar tradisional se-Jawa tengah. Untuk juara kedua diraih Pasar Kebonpolo, Magelang, selanjutnya Pasar Jatingaleh, Kota Semarang di posisi ketiga.

Gita menjelaskan revitalisasi pasar pada 2012 menyasar 53 kabupaten/ kota dengan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 400 miliar. Nilai ini lebih kecil dari tahun lalu, yakni Rp 650 miliar di 79 pasar tradisional. Ke depan, anggaran revitalisasi pasar tradisional diupayakan bertambah dalam pembahasan APBN Perubahan 2012.

“Jumlah ini masih kami usahakan ada revisi setelah berdiskusi dengan rekan di DPR. Sumber dana dari APBN-P, minimal sama dengan alokasi tahun lalu,” kata dia. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
3 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
3 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
4 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
5 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved