UKM gulung tikar itu wajar

Kamis, 26 Januari 2012 - 17:58 WIB
UKM gulung tikar itu...
UKM gulung tikar itu wajar
A A A
Sindonews.com - Banyak pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sandal di Ciomas, Kabupaten Bogor yang mengalami gulung tikar. Dimana sebagian besar pelaku UKM sandal sepatu Ciomas yang gulung tikar tersebut mengaku karena adanya serangan produk impor dari Cina yang harganya cukup murah.

Menanggapi hal itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hasan mengatakan masalah gulung tikar yang dialami sebagian besar pelaku UKM sandal sepatu tersebut adalah hal yang wajar.

"Yang gulung tikar ya wajar. Hidup itu kan tidak selalu pada growing (Tumbuh)," ujarnya kepada wartawan saat hendak mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (26/1/2012).

Dikatakannya, terkadang di dalam wirausaha UKM itu sendiri mengalami stag atau berhenti. Dan terkadang, katanya bisa juga tumbuh kembali. "Jadi tidak perlu dikhawatirkan," ungkapnya.

Dia juga menambahkan jika ada masalah yang dialami pelaku UKM, Kementerian Koperasi dan UKM bisa mendampingi. "Apa permasalahannya. Kalau menyangkut masalah modal, kredit pun sudah ada. Masalah pendampingan knowledge, kita bisa berikan pelatihan. Kalau menyangkut tak punya pemasaran, kita bisa fasilitasi," imbuhnya.

Kendati demikian, kata menteri asal Partai Demokrat ini, sudah tidak ada lagi alasan pelaku UKM untuk tidak eksis dalam usahanya. "Bahwa hambatan itu pasti ada saja," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
12 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
22 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
45 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
52 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved