Masih konservatif, koperasi harus dibenahi

Kamis, 26 Januari 2012 - 17:59 WIB
Masih konservatif, koperasi...
Masih konservatif, koperasi harus dibenahi
A A A


Sindonews.com - Peran dan manfaat koperasi telah dirasakan masyarakat, walaupun tingkatannya jelas berbeda. Namun, masih banyak masalah di dalam koperasi yang perlu dibenahi.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarifuddin Hasan saat hendak mengikuti rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

"Di antaranya menyangkut masalah struktur kepemilikan koperasi, bagaimana organisasinya, bagaimana finansial suportingnya. Itu juga menjadi permasalahan," ujarnya.

Kendati demikian, Syarif berharap koperasi yang masih aktif saat ini bisa menyesuaikan perkembangan yang ada. "Masa kini kan sekarang penuh fleksibilitas dalam hal mengembangkan usaha. Koperasi ini salah satu alat untuk pengembangan usaha. Cuma sifatnya koperasi," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika setiap koperasi tidak bisa beradaptasi dengan kebutuhan sekarang, maka koperasi akan tetap seperti sekarang, yaitu konservatif. "Kita inginkan, koperasi yang modern sehingga mampu bersaingan dengan institusi lainnya," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved