Pertamina anggap swasta tidak siap

Jum'at, 27 Januari 2012 - 16:15 WIB
Pertamina anggap swasta...
Pertamina anggap swasta tidak siap
A A A


Sindonews.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan membantah jika pihaknya disebut tidak siap mengantisipasi pembatasan BBM bersubsidi.

"Saya tidak menyatakan belum siap," kata Karen di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Dia mengaku, sekarang ini sejumlah SPBU bukan milik Pertamina. Serta revitalisasi atas SPBU itu tampaknya akan menyulitkan swasta selaku pemilik SPBU.

"Begitu Keppresnya keluar misal April berapa yang siap dan kemudian yang revitalisasi butuh berapa, dan butuh dukungan berapa. Itu perlu dipahami bersama kalau SPBU bukan dimiliki Pertamina seluruhnya. Ini ada ketidakmampuan pihak swasta. Nah kalau Pertamina, semuanya siap. Nah, tolong dimengerti," jelas Karen.

Sebelumnya, Karen saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Rabu 25 Januari 2012 mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu peraturan presiden sebagai dasar hukum program pembatasan BBM bersubsidi.

"Kami butuh waktu minimal tiga bulan sejak keluar dasar hukumnya untuk persiapan sarana dan prasarananya. Sementara, waktu tersisa hanya dua bulan," katanya menjawab pertanyaan Anggota Dewan.

Namun, pihaknya siap menjalankan pembatasan di wilayah Jabodetabek mulai 1 April 2012.

Menurut Karen, saat ini, dari 3.062 SPBU di Jawa-Bali, baru 2.080 unit di antaranya menjual pertamax. Sedang, 687 SPBU lainnya masih membutuhkan pengalihan (switching) tangki pendam ke pertamax dan 295 unit perlu investasi baru.

"Jadi, SPBU switching ini baru akan siap setelah ada kepastian hukum dan untuk SPBU yang perlu investasi baru, pemerintah setuju memberikan pinjaman lunak," katanya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
3 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
4 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
4 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved