BTDC siap terbitkan obligasi Rp500 miliar
Minggu, 05 Februari 2012 - 13:37 WIB
BTDC siap terbitkan obligasi Rp500 miliar
A
A
A
Sindonews.com - PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) akan menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar pada tahun ini. Hal ini disampaikan Deputi Menteri BUMN bidang Usaha Jasa Parikesit Suprapto di Jakarta, Sabtu 3 Februari 2012 malam.
“Dana hasil penerbitan obligasi, sebagian akan digunakan perseroan untuk pengembangan kawasan wisata Mandalika,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, manajemen BTDC dan pemegang saham akan melakukan pembahasan mendalam mengenai waktu dan pelaksana penjamin emisi obligasi BTDC pada hari ini. Menurut dia, penerbitan obligasi oleh BTDC tersebut dilakukan untuk pembiayaan pembangunan kawasan wisata Mandalika di Kuta, Lombok Tengah, NTB.
BTDC beberapa waktu lalu, kata dia, sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perusahaan kontruksi, diantaranya PT Global Land Development, PT Gobel Indonesia dan PT Canvas Development untuk pengembangan kawasan wisata terpadu tersebut.
Global Land berencana mengisi kawasan wisata tersebut dengan taman terpadu, berupa disneyland, taman bawah air dan taman teknik. Global Land juga akan melengkapi dengan ruang pleno untuk penyelenggaraan konser dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar maupun pesawat laut.
Sementara, Gobel Indonesia akan membangun sejumlah fasilitas teknologi ramah lingkungan, seperti pengolahan air, pengelolaan air limbah, solar system dan kegiatan ramah lingkungan lain. Gobel juga akan membangun hotel, vila dan high end resort di sebagian kawasan wisata tersebut. Sedangkan, Canvas Development akan membangun dan mengembangkan hotel, vila dan high end resort di Tanjung Ann.
Pengembangan kawasan wisata pantai ini diperkirakan memerlukan waktu penyelesaian selama 10 tahun. Adapun pembiayaan untuk pembangunan kawasan wisata pantai seluas 1.175 hektare (ha) tersebut mencapai USD3 miliar. “Untuk tahap awal sampai 2014 dikerjakan BTDC,” imbuh Parikesit.
Deputi Menteri BUMN bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djajanto sebelumnya mengungkapkan, akan ada sekitar tiga BUMN yang menerbitkan obligasi pada tahun ini dengan total nilai emisi sekitar Rp1 triliun. Ketiga BUMN tersebut bergerak di sektor manufaktur, perkebunan dan jasa. Ketiga BUMN tersebut akan menerbitkan obligasi pada semester II tahun ini. (bro)
()