Akhir Februari, pengkajian pembatasan BBM selesai

Senin, 06 Februari 2012 - 13:30 WIB
Akhir Februari, pengkajian...
Akhir Februari, pengkajian pembatasan BBM selesai
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menegaskan kajian tentang pembahasan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan diselesaikan di pertengahan Februari.

"Kajian BBM masih menunggu hasil report tanggal 8 atau 9 dari tim kajian. Ini baru seminggu dan kita akan tambah seminggu lagi di pertengahan Februari kelar semua," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo yang ditemui dalam acara gas unconventional di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Dirinya mengatakan kajian tersebut dilakukan oleh tim kajian yang terdiri dari konsorsium, UI, ITB, Unpad dan Lemigas. "Dan mudah-mudahan seminggu ini kelar. Dan pertengahan februari kelar. Dari Pak Anggito enggak ada gas, kan sekarang ada gasnya," tegasnya.

Evita menjelaskan salah satu isi kajian tersebut apakah subsidi yang diberikan tetap atau tidak. Namun, dirinya enggan merinci kajian tersebut.

"Salah satunya tetap namun subsidinya belum nanti akan kita kaji dulu. Kemudian apakah dilakukan pengaturan seperti apa, gas seperti apa dan subsidi seperti apa ini yang masih dikaji," jelasnya.

Lebih lanjut Evita berharap semoga di minggu ini tim kajian dapat menyelesaikan tugasnya dan melaporkan apa saja hasil kajian tersebut.

"Minggu ini kelar. Saya lapor pak menteri kemudian presiden lalu tapi yang jelas target kami selesai pertengahan. Untuk harga fluktuatif, Nanti juga kan dikaji dulu. Itu pernah kita alami dulu tahun 2000-an. Kita akan lihat nanti dampak sosialnya akan dihitung. Target kami sebelum akhir februari kita bertemu DPR lagi," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
18 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
54 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved