Sertifikasi mutu, sayuran dan buah impor diperketat

Kamis, 09 Februari 2012 - 12:02 WIB
Sertifikasi mutu, sayuran...
Sertifikasi mutu, sayuran dan buah impor diperketat
A A A


Sindonews.com – Balai Karantina Makassar memperketat sertifikasi mutu peredaran buah dan sayuran impor di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Perketatan itu mencakup kelengkapan codex alimentarius joint FAO, codex general standard for contaminants and toxins in food, dan SNI tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan.

Dalam regulasi itu, Balai Karantina Makassar memiliki kewenangan melakukan penolakan. “Termasuk persetujuan peredaran komoditas pangan untuk ekspor dan impor,” kata Kepala Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Makassar Hermansyah.

Untuk pengurusan sertifikat tersebut, tidak membutuhkan waktu lama. Biayanya hanya Rp1 juta untuk masing-masing indikator keamanan pangan. “Maksimal, prosesnya tujuh hari melalui sistem online. Biaya yang dikenakan salah satunya digunakan membiayai uji laboratorium,” ujar dia.

Dia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 88/2011 tentang pengawasan keamanan pangan terhadap pemasukan dan pengeluaran pangan segar asal tumbuhan, berlaku efektif Maret 2012. “Kami sudah lakukan sosialisasi,” katanya.

Dalam Permentan No 88/2011, pemerintah menetapkan empat pintu masuk buah-buahan dan sayuran segar impor, yakni Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Belawan (Medan), Soekarno-Hatta (Makassar), dan Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng-Jakarta). (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
22 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
58 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved