Kemenpera sediakan dana FLPP Rp6,91 triliun

Kamis, 09 Februari 2012 - 13:47 WIB
Kemenpera sediakan dana...
Kemenpera sediakan dana FLPP Rp6,91 triliun
A A A


Sindonews.com
- Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan menyiapkan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp6,91 triliun pada 2012. Dana tersebut diharapkan akan mampu membantu pebiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) sejahtera bagi masyarakan berpenghasilan rendah (MBR) untuk sekira 291.500 unit rumah.

"Sasaran pembiayaan perumahan untuk MBR pada 2010-2014 adalah sebanyak 1.35 juta unit rumah, dengan jumlah KPR FLPP yang telah tersalurkan kepada MBR sejak 2012 hingga Desember 2011 yakni sebanyak 124.977 unit yang menghabiskan dana FLPP sebesar Rp4,12 triliun," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo, seperti yang dikutip dari situs Kemenpera, Kamis (9/2/2012).

Kendati dana FLPP telah berjalan sejak dua tahun lalu, Kemenpera masih mengupayakan penurunan suku bunga FLPP. Dalam hal ini, lanjut Sri, yakni mengeluarkan kebijakan baru yang menurunkan porsi dana yang semula 60 persen menjadi 50 persen.

"Sedangkan sisa dananya berasal dari perbankan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Kemenpera, dengan adanya penurunan porsi dana FLPP tersebut akan meningkatkan pembiayaan KPR sejahtera sebesar 20 persen, yaitu dari 182.900 unit menjadi 219.500 unit," jelasnya.

Dia menyontohkan, dengan asumsi harga rumah Rp70 juta, uang muka 10 persen dan pokok KPR Rp63 juta, sehingga dana FLPP yang diperlukan untuk per unit KPR turun dari Rp37,8 juta menjadi Rp31,5 juta.

"Kebijakan penurunan suku bunga KPR FLPP menjadi sekitar 7 persen akan meningkatkan kemampuan masyarakat sebesar 10 persen. Apalagi kebutuhan dana FLPP berdasarkan sasaran RPJMN 2010-2014 masih sangat besar," akunya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
18 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved