15 produk dikaji dikenakan cukai

Selasa, 14 Februari 2012 - 11:17 WIB
15 produk dikaji dikenakan...
15 produk dikaji dikenakan cukai
A A A


Sindonews.com – Pemerintah telah menyampaikan kajian mengenai kemungkinan 15 produk baru yang akan dikenakan cukai kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dibahas dan diputuskan bersama.

Namun, 15 produk baru tersebut belum bisa diungkapkan kepada publik dengan pertimbangan masih dilakukan pembahasan.

”Kalau itu disampaikan justru polemik. Saya sebut dikaji dulu. 15 produk dikaji kemungkinan bisa atau tidak dikenakan cukai. Tapi, belum tentu dikenakan cukai,” tegas Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono di di Jakarta, Senin 13 Februari 2012.

Dia mengatakan, produk yang berpotensi dikenakan cukai cukup banyak. Menurutnya, dalam Undang-Undang Cukai disebutkan bahwa dasar pengenaan cukai atas suatu barang bukan hanya karena alasan dampak negatifnya terhadap kesehatan, tetapi ada faktor lain seperti dampak terhadap lingkungan hidup.

Dengan demikian, banyak varian produk konsumsi atau yang ketika diproduksi memiliki dampak negatif bisa dikenakan cukai. Proses penentuan sebuah produk layak dikenakan cukai juga diakui tidak mudah.

Agung menuturkan, pemerintah tidak hanya melihat dan menghitung dari sisi penerimaan saja, tapi harus dilihat dari sosial masyarakat dan kesehatan.

”Semua dikaji, dari mulai produksinya, cara pemungutan, sosial cost. Jadi, sebelum jadi polemik, tidak disampaikan dulu,” katanya.

Sebelumnya anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait menuturkan, dalam sejumlah pertemuan dengan pemerintah, wacana perluasan objek kena cukai mengemuka.

Dasar pertimbangannya yang digunakan adalah mengoptimalkan penerimaan negara dengan cara mencari sumber-sumber penerimaan baru yang tidak konvensional.

”Dalam melakukan optimalisasi penerimaan negara, pemerintah harus kreatif tetapi juga konstiusional,” ujar Maruarar beberapa waktu lalu.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
12 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved