Pengalihan BBM cuma untungkan pihak asing

Selasa, 14 Februari 2012 - 16:06 WIB
Pengalihan BBM cuma...
Pengalihan BBM cuma untungkan pihak asing
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah untuk melaksanakan salah satu opsi pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan melakukan pengalihan penggunaan premium ke pertamax dinilai hanya permainan di sektor perminyakan.

"Telah terjadi permainan dalam rencana untuk melakukan pengalihan bahan bakar dari Premium ke Pertamax. Hal tersebut terindikasi merupakan permainan yang dilakukan Pertamina dengan beberapa pihak yang ingin meraup keuntungan di sektor perminyakan tersebut," ucap Pengamat Perminyakan Kurtubi kepada wartawan usai melaporkan hasil temuan adanya penyelewengan di Pertamina ke KPK, Selasa (14/2/2012).

Dirinya juga menambahkan jika kebijakan tersebut adalah salah. Hal itu menurutnya sama saja dengan melanggengkan Indonesia untuk bergantung kepada minyak impor.

Menurut Kurtubi, usaha pengalihan bahan bakar tersebut merupakan salah satu usaha untuk menguntungkan pihak distributor minyak asing yang mengembangkan sayapnya di Jakarta.

"Patut dicurigai tindakan tersebut sebagai usaha untuk menolong pompa bensin non Pertamina yang sepi pelanggan untuk nantinya mereka akan kebanjiran pelanggan baru hingga nantinya mereka bisa buka di seluruh Indonesia," paparnya.

Sebelumnya diketahui, bahwa Pertamina akan melakukan pengalihan impor bahan bakar premium ke Pertamax, menyusul program pembatasan bersubsidi yang rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 April 2012 mendatang. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved