Blitar serius kembangkan energi alternatif

Jum'at, 17 Februari 2012 - 11:12 WIB
Blitar serius kembangkan...
Blitar serius kembangkan energi alternatif
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kabupaten Blitar terus mengembangkan energi alternatif. Selain berencana mematenkan sekaligus mengembangkan mesin pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tegalsari, Kecamatan Wlingi, pemkab terus mengembangkan energi gas yang berasal dari kotoran ternak sapi.

Keberadaan energi alternatif ini disiapkan untuk menggantikan gas elpiji yang lebih mahal. Menurut Kepala Seksi Pengendalian kerusakan dan pencemaran Kantor Lingkungan Hidup Oktadi Faturahman, dari Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, bio gas akan dikembangkan di seluruh desa di Kabupaten Blitar.

”Proyek ini sebenarnya dimulai pada tahun 2010 dan kini terus meluas,” ujarnya. Tercatat dari tahun 2010 yang hanya 10 titik, produksi bio gas itu bertambah enam titik pada tahun 2011 dan direncanakan 12 titik pada tahun 2012 ini.

Untuk pengembangan tahun 2012 ini, pemkab telah menyediakan alokasi anggaran sebesar Rp300 juta. Selain di wilayah Kecamatan Kanigoro, meliputi Desa Gogodeso, Desa Karangsono, Desa Bangle dan Desa Minggirsari, bio gas pengganti elpiji itu juga diproduksi di Desa Kunir dan Desa Kerjen Kecamatan Srengat. Kemudian juga Kelurahan Garum dan Desa Tingal, Kecamatan Garum, serta Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon.

”Konsepnya pada tahun 2012 ini, kita menyiapkan desa-desa ramah lingkungan,” paparnya. Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Blitar Sutrisno menambahkan, tahun 2013 mendatang,apa yang dicapai di Kabupaten Blitar bisa menjadi pilot project di Jawa Timur. Kemandirian energi, baik pengolahan bio gas kotoran sapi, maupun limbah plastik menjadi BBM bisa diikuti desa-desa di Jawa Timur.

Ia berharap pemerintah untuk benar-benar serius mendorong apa yang sudah dimiliki para petani. ”Rencananya, 2013 mendatang kongres petani akan dilakukan di Blitar. Saat itulah Kabupaten Blitar akan menjadi percontohan bagi daerah lain,” ujarnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved