Holcim serius garap pangsa pasar di Bali

Minggu, 19 Februari 2012 - 06:13 WIB
Holcim serius garap...
Holcim serius garap pangsa pasar di Bali
A A A
Sindonews.com - Pesatnya pembangunan fisik seperti jalan, perhotelan hingga perumahan di Bali sangat dirasakan oleh salah satu produsen semen PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim) yang kini mulai serius menggarap pangsa pasar di Pulau Bali.

Geliat pembangunan infrastruktur dan perumahan di Bali berimbas pada peningkatan konsumsi beton semen yang jumlahnya mencapai sekira 120 ribu ton setiap bulan.

"Kami hadir untuk memberikan layanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan beton siap pakai untuk mendukung pembangunan yang terus tumbuh di Pulau Bali," kata Presiden Direktur Holcim Beton Derek Williamson di Denpasar, Sabtu 18 Februari 2012.

Karena itu dalam upaya memenuhi kontinuitas pasokan semen beton, Holcim juga telah memperkuat pasar dengan mengembangkan sistem waralaba yang untuk pertama kalinya di buka di Ubud Kabupaten Gianyar.

Berbagai produk yang dihasilkan dari dua pabrik yang ada di Narogog dan Cilacap, Holcim optimis bisa memenuhi kebutuhan semen beton di Jawa dan Bali. Khusus untuk kebutuhan semen beton di Bali menurut Direktur Relationship Managemen Holcim Indonesia, Rusli Setiawan, nantinya akan mendapat pasokan tambahan dari pabrik di Tuban yang diharapkan beroperas pada tahun 2013.

Dari perhitungannya, kebutuhan semen beton untuk berbagai proyek infrastrutur jalan, perluasan bandara, perhotelan hingga perumahan, setiap bulannya diperkirakan mencapai 120 ribu ton. Sehingga setiap tahun jumlahnya mencapai 1,5 juta ton lebih. Dengan berdirinya satu pabrik lagi di Tuban, pihaknya optimis market share semen secara nasional bisa mencapai 16 persen.

"Bali dengan pembangunan fisik yang cukup pesat ini kami harapkan bisa berada di level angka itu yakni bisa mengimbangi market share secara nasional," imbuhnya di sela peluncuran waralaba Concrete Product Manufacture (CPM) Solusi Rumah HOlcim yang berkapasitas produksi 2.500 bataton per hari.

Rusli menegaskan, dalam merebut pasar pihaknya tidak secara konvensional berkompetisi di produk semen, melainkan dengan pilihan lain yakni solusi rumah.

"Orang butuh semen untuk membangun rumah, sehingga kami mencoba membantu mencarikan solusi rumah layak huni secara cepat dan efisien, mereka bisa juga berkonsultasi sebelum membangun rumah," imbuhnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
56 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved