Tekad bisnis setelah musibah sang Ayah

Minggu, 19 Februari 2012 - 11:55 WIB
Tekad bisnis setelah...
Tekad bisnis setelah musibah sang Ayah
A A A


Sindonews.com - Latar belakang bisnis Andi Nata berawal dari musibah kecelakaan yang dialami ayahnya sekitar 2007 silam. Saat itu ayahnya membutuhkan biaya beroperasi kurang lebih Rp30 juta. Andi pun terpaksa mencari tambahan dana untuk pembiayaan operasi.

Dia lalu memutar otak dan tanpa pikir panjang memutuskan untuk serius berwirausaha. Padahal semula Andi berharap bisa bekerja di sektor migas atau pertambangan.

“Itu yang membuat titik balik. Jadi saya bertekad harus bertahan di Jawa. Akhirnya saya banting setir untuk berwirausaha karena tidak ada cara lain,” kenangnya.

Sebelum menjadi wirausaha, Andi memiliki pengalaman sebagai guru mentor atau pengajar privateselama kurang lebih setahun. Dia juga sempat berjualan donat untuk menambah penghasilan. Namun, mengingat hasilnya dan produktivitas tidak maksimal, Andi melirik potensi bisnis daging domba.

Dengan modal semangat dan pinjaman dari rekan-rekan kampus maupun dosen sekitar Rp8 juta, Andi mulai menjalankan usahanya di bidang peternakan.

“Itu pinjaman nekat, kalau kepepetpasti dapat.Tahun 2009 baru saya buka sendiri dengan membina petani. Saya ambil barang dulu, kalau sudah terjual baru kasih ke petaninya. Ini bukan masalah modal, tapi (soal) kerja keras dan kesungguhan,” ungkapnya.

Andi juga mengaku menjadi lebih mampu dalam bernegosiasi dan melakukan pendekatan tersendiri. Caranya sederhana. Andi sering kali membawakan makanan kepada para petani binaannya maupun kepada anak-anak mereka sekaligus rajin bersilaturahmi.

“Bagaimana cara membuat mereka senang, kita bawakan martabak, anak-anaknya kita ‘sogok’ makanan, tapi yang penting kita mengutamakan silaturahmi dan kekeluargaan,” imbuhnya.

Kini, dari hasil keringatnya paling tidak selain bisa menikmati hasil penjualan, ia juga mampu mempekerjakan 20 karyawan tetap, lima di antaranya di kantor perwakilan Cirebon dan 15 lainnya di Jakarta.

Kemudian ada 25 petani binaan dan sejumlah partner katering. Andi juga mengaku nama usaha Farm Maju Bersama diambil karena ia ingin maju bersama mitra maupun karyawannya. “

Kita ingin maju bersama bukan hanya saya yang sukses. Jadi secara keilmuan penghasilan dan kualitas hidup harus maju, saya tidak mau sukses sendiri,” kata dia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved