Uni Eropa optimis persentase utang Yunani turun

Minggu, 19 Februari 2012 - 20:00 WIB
Uni Eropa optimis persentase...
Uni Eropa optimis persentase utang Yunani turun
A A A


Sindonews.com
- Pemimpin kelompok Uni Eropa (Eurozone), Jean-Claude Juncker, mengatakan bahwa Yunani harus mampu mencapai target penurunkan jumlah utang menjadi 120 persen pada 2020 dari 160 persen dari semua total utang.

Juncker meyakini langkah-langkah yang diterapkan Yunani bisa membawa tabungan Yunani mencapai surplus untuk pertama kalinya sejak lima tahun mengalami defisit pendapatan, namun tidak termaksud biaya pengihitungan jumlah total untangnya.

"Semua bahan diskusi untuk hari Senin telah dipersiapkan, sampai malam ini saya akan mencoba mengatur langkah-langkah untuk membuat Yunani mencapai target pengembalian utang" ungkap Juncker seperti dikutip dalam Reuters, Minggu (19/2/2012).

Diperkirakan, jika Yunani berhasil menerapkan semua langkah yang ditetapkan, maka pada tahun 2020 jumlah total utang Yunani hanya tinggal 120 persen dari jumlah utangnya.

Rencananya, hari Senin besok sejumlah menteri keuangan akan mengelar pertemuan untuk membahas pemotongan tingkat suku bunga pinjaman di Yunani, dan berbagai hal yang berkaitan dengan sektor perbankan baik dari pihak swasta maupun pemerintah.

Seperti diketahui, Yunani memiliki hutang sebanyak 325 juta euro, 12 juta merupakan hutang yang dihasilkan oleh bank sentral Yunani.
Pemerintah Yunani akan mulai merundingkan dana pinjaman bagi pihak swasta pada 8 Maret mendatang, untuk diluncurkan pada 11 Maret mendatang. Mereka yang menandatangani pinjaman dana ini berarti bersedia menerima 70 persen dari dana yang dipinjam.

Sementara itu, Perdana Menteri Yunani, Lucas Papademos mengatakan, pemotongan dana pensiun merupakan sebuah tidakan yang tidak dapat dihindari dalam rangka mengurangi defisit pendapatan negara. Jumlah pengurangan tidak banyak, dana pensiun hanya akan dikurangi sebanyak 1300 euro perbulan.

Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga survei MRB untuk koran Sunday's Realnews mengatakan bahwa 72,7 persen orang Yunani di wawancarai masih bersedia berada di bawah naungan Eropa. Sementara selebihnya tidak percaya dengan upaya kedepan yang akan dilakukan pemerintah Yunani. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
47 menit yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
1 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
1 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
2 jam yang lalu
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
3 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved