Para bankir dinilai akan lemahkan independensi OJK

Rabu, 22 Februari 2012 - 09:15 WIB
Para bankir dinilai...
Para bankir dinilai akan lemahkan independensi OJK
A A A
Sindonews.com - Munculnya nama-nama bankir dalam bursa pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai akan melemahkan independensi lembaga dalam pengawasan perbankan.

Para pengamat meminta Dewan Komisioner OJK paling pas jika diisi dan dipimpin orang Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

"Sebab ini masa transisi, sehingga jika diisi orang bankir maka banyak yang meragukan independensinya terutama dalam berkoordinasi dengan otoritas moneter dan fiskal nanti," ujar Direktur Central for Banking Crisis (CBC) Deni Ahmad Daruri di Jakarta, Senin (22/2/2012) malam.

Menurut Deni, masa transisi OJK sangat retan dengan intervensi pihak manapun, sehingga independensi OJK harus dijaga dan diperkuat. Jika punya independensi yang kuat, kata dia, maka OJK bisa melakukan tugasnya secara maksimal, terutama untuk berkoordinasi dengan otoritas moneter dan fiskal.

Lebih jauh Deni berpendapat, nama-nama bankir yang masih aktif cukup mengkhawatirkan. Nama-nama yang dimaksud antara lain Wakil Direktur Bank Mandiri Riswinandi, Komisaris Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Peter Benyamin Stok, Komisaris Independen Bank Tabungan Negara (BTN) Deswandhy Agusman, dan beberapa nama lainnya.

Jika nama-nama bankir ini tetap masuk, dia menjelaskan, maka independen akan sulit dijaga sehingga proses koordinasipun akan lemah.

"Logikanya, bagaimana seorang bankir aktif masuk OJK, setelah itu mengawasi lembaga keuangan yang notabennya bekas banknya sendiri. Kan susah," katanya.

Dani sendiri berharap ketua JK nanti bisa dipimpin dari bank sentral, wakilnya dari pasar modal, sedangkan anggotanya sebagian diambil dari BI dan Kementerian Keuangan. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
21 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
32 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
56 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved