Bank Mutiara gandeng perusahaan asuransi

Kamis, 23 Februari 2012 - 17:25 WIB
Bank Mutiara gandeng...
Bank Mutiara gandeng perusahaan asuransi
A A A


Sindonews.com - Untuk peningkatan fee based income, PT Bank Mutiara Tbk akan menjadi bank penjamin untuk berbagai asuransi. Target fee based income di 2012 diharapkan naik hingga 20 persen dari 2011 sebesar Rp97 miliar menjadi Rp120 miliar di 2012.

Saat ini Bank Mutiara merangkul perusahaan asuransi seperti Jasindo, Sinar Mas, dan Jasa Raharja. "Dari kerja sama dengan sejumlah perusahaan asuransi, diharapkan preminya, terutama untuk asuransi mencari Rp500 miliar," ujar Direktur Utama Bank Mutiara Maryono di Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Adapun, perolehan fee based income didapat dari transaksi perbankan, tabungan dan giro, dan transaksi valas. Dari devisa umum dan jual beli bank note naik 40 persen menjadi USD6 juta-USD8 juta per hari.

Perolehan transaksi tersebut terbesar di Surabaya, Bali, dan Jakarta. Di 2012, Bank Mutiara akan membuka lima cabang lagi di Kalimantan, Surabaya, Medan, Jakarta, dan Samarinda. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
18 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
42 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
51 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
Zelensky Tuding Perusahaan...
Zelensky Tuding Perusahaan AS Korupsi Bantuan Militer untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved