CPO dilarang di AS, RI belum ajukan ke WTO

Selasa, 28 Februari 2012 - 15:48 WIB
CPO dilarang di AS,...
CPO dilarang di AS, RI belum ajukan ke WTO
A A A
Sindonews.com - Keberatan Indonesia terhadap larangan CPO yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) akan diajukan sebelum 27 Maret 2012. Namun pemerintah Indonesia belum akan membawa permasalahan ini ke organisasi perdagangan dunia (WTO).

Seperti diketahui, keluarnya hasil Notice of Data Availability Environmental Protection Agency's (NODA EPA) terkait kebijakan pemerintah AS untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, telah berpengaruh terhadap ekspor Crude Palm Oil (CPO) dari Indonesia ke negara tersebut.

“Masalah Indonesia mengajukan complain mengajukan notifikasi keberatan kepada WTO itu sedang kita pikirkan apakah ini menjadi strategi tepat atau tidak,” kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krishnamurti di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (28/2/2012).

Meski dinilai membawa masalah ini ke WTO tetap terbuka, Bayu belum melihat hal itu sebagai langkah yang terbaik. “Kesempatan untuk mengajukan keberatan masih terbuka dan pihak EPA masih mau mendengarkan hasil-hasil riset yang memang terbukti menunjukan bahwa perhitungan mereka tidak tepat,” terangnya.

Kebijakan Notice of Data Availability Environmental Protection Agency's ( NODA EPA) mengharuskan palm oil turunan dari CPO yang digunakan untuk biofuel sebagai energi terbarukan harus mampu menurunkan emisi hingga 20 persen. Akan tetapi NODA EPA menyebutkan palm oil dari Indonesia hanya mampu menurunkan emisi 19 persen.

“Bukti-bukti ilmiah baik di Indonesia maupun di Malaysia menunjukan bahwa sebenarnya gas rumah kaca yang dihemat dengan menggunakan sawit itu lebih besar dari pada yang diklaim ole NODA,” pungkas Bayu. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved