Pemerintah minta harga BBM naik Rp1.500
Selasa, 28 Februari 2012 - 16:47 WIB
Pemerintah minta harga BBM naik Rp1.500
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah mengajukan dua opsi untuk menekan tingginya konsumsi BBM subsidi. Dua opsi ini adalah kenaikan harga BBM subsidi sebesar Rp1.500 per liter dan pemberian subsidi yang tetap sebesar Rp2.000 per liter.
"Usulan alternatif pengurangan besaran subsidi kami ajukan dua hal yaitu kenaikan harga jual eceran premium dan solar sebesar Rp1.500 per liter dan opsi kedua pemberian subsidi yang tetap sebesar Rp2000 per liter untuk premium dan solar," ungkap menteri ESDM Jero Wacik dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi VII DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (28/2/22012).
Menurut Jero, opsi kedua ini dipilih pemerintah agar suasana masyarakat tidak selalu ribut ketika harga minyak Indonesia naik. "Kalau harga minyak naik, kita akan selalu mengalami kepanikan ini setiap tahun, sehingga rakyat akan tegang. Rakyat enggak suka yang tegang-tegang sehingga munculah opsi kedua ini," lanjut dia.
Dalam paparannya, Jero menjelaskan Indonesia Crude Price (ICP) di bulan Februari telah mencapai USD121,75 per barel, naik dari angkanya di Januari yang mencapai USD115,91. "Angka ini sudah sangat jauh dari asumsi makro APBN 2012 kita dimana ICP sebesar USD90 per barel," tambah mantan menteri kebudayaan dan pariwisata ini.
Selain itu, keadaan ekonomi dunia yang terus melambat juga menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengajukan APBN Perubahan 2012 kepada DPR. "Ekonomi di negara maju September 2011 lalu masih bisa tumbuh 1,9 persen, Januari ini hanya 1,2 persen. Di negara berkembang kemarin bisa tumbuh 6,1 persen, Januari ini hanya tumbuh 5,4 persen," tandasnya. (bro)
()