Hari tanpa BBM bersubsidi dicanangkan

Rabu, 29 Februari 2012 - 09:07 WIB
Hari tanpa BBM bersubsidi...
Hari tanpa BBM bersubsidi dicanangkan
A A A
Sindonews.com - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terus meningkat menyebabkan penggunaan BBM overkuota. Untuk itu, pemerintah berencana menetapkan hari bebas BBM bersubsidi bagi kendaraan pribadi.

Dirjen Migas ESDM Evita Legowo mengatakan, berkaca dari adanya hari bebas berkendara atau car free day yang diadakan setiap hari Minggu, maka pihaknya akan menerapkan hal serupa pada penggunaan BBM bersubsidi.

"Itu seminggu sekali enggak boleh (kendaraan) lewat satu jalan, nah nanti usulan kita ini di suatu wilayah untuk daerah tertentu, tidak boleh dijual BBM subsidi bagi kendaraan pelat hitam," ujar dia di Gedung DPR, Senayan, Selasa 28 Februari 2012 malam.

Namun rencana tersebut belum memiliki mekanisme yang jelas. Menurutnya, hari bebas BBM subsidi itu akan dilakukan berkala secara mingguan atau bulanan. Begitu juga dengan daerah yang akan dilakukan percontohan tersebut. "Itu untuk melatih saja agar BBM subsidi tidak semua orang yang pakai," lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik mengungkapkan pemerintah telah mengajukan dua opsi, yakni kenaikan Rp1.500 per liter dan subsidi ditetapkan sebesar Rp2.000 per liter dan pembatasan BBM. Meskipun pemerintah lebih condong pada kenaikan BBM, fungsi pembatasan tetap berlaku dan berjalan.

"Proses ini tidak berhenti converter kit, dan BBG akan terus kami dorong. Didorong, ini juga harus tercapai. Kalaupun pembatasan itu dilakukan dan berhasil 100 persen, pengurangan konsumsi BBM tidak besar hanya 1,9 juta Kilo Liter (KL)," ungkap Jero.

Kalau rencana pemerintah ini disetujui DPR dengan pengesahan APBN-P 2012, pemerintah berjanji akan memberikan kompensasi kepada masyarakat. Kompensasi ini dalam berbagai bentuk seperti lebih sering membagikan BLT, beras miskin, beasiswa, serta kompensasi transportasi berupa pemberian voucher gratis angkot atau bis sekolah.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved