RI perlu badan otoritas pangan

Jum'at, 02 Maret 2012 - 19:30 WIB
RI perlu badan otoritas...
RI perlu badan otoritas pangan
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron mengatakan, perlu dibuat satu badan otoritas pangan untuk mengatur dua badan ketahanan pangan dan badan urusan pangan nasional. Lantaran dua badan yang ada sudah tidak bisa dimaksimalkan lagi.

"Dua badan ketahanan pangan dan badan urusan pangan untuk memenuhi pangan nasional tidak bisa dimaksimalkan," ujarnya dalam seminar 'Telaah Kritis Revisi UU tentang Pangan dan Kesejahteraan Petani' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2012).

Ditambahkan dia, pembentukan badan otoritas pangan sebagai bentuk kritik keras terhadap dua lembaga yang seharusnya mengurusi pangan secara maksimal sudah sangat mendesak. "Badan ini merupakan reinkarnasi dari dua badan yang ada, yakni Badan Ketahanan Pangan dan Perum Bulog," terangnya.

Lebih lanjut, Herman mengatakan, persoalan pangan nasional bukan hanya soal beras, tetapi juga pembudidayaan ikan, nelayan, dan pelaku usaha sebagai produsen pangan.

"Badan otoritas pangan ini memiliki tugas utama untuk menjalankan arah pembangunan pangan demi terwujudnya kedaulatan dan kemandirian pangan. Sehingga menghasilkan pangan bergizi, sehat, aman, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat," tukasnya. (san)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
40 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved