Reksa dana Februari menurun

Minggu, 04 Maret 2012 - 19:00 WIB
Reksa dana Februari...
Reksa dana Februari menurun
A A A


Sindonews.com - Kinerja rata-rata reksa dana saham dari sisi imbal hasil (return) berhasil melampaui kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang Februari 2012. Kendati demikian, kinerja reksa dana maupun IHSG pada bulan lalu dibanding Januari 2012 menurun.

Analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan, menurunnnya kinerja reksa dana maupun IHSG pada bulan lalu dibanding bulan sebelumnya karena pengaruh sentimen di Bursa. "Perbedaan antara kinerja Januari dan Februari, saya lihat banyak dipengaruhi oleh perbedaan sentimen yang melanda bursa pada periode tersebut," kata dia, Minggu (4/3/2012).

Lebih lanjut Edbert menjelaskan, pada Januari terjadi banyak sentimen positif yang memberi imbas positif terhadap bursa. Salah satu sentimen positif yang paling kuat adalah naiknya peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi (investment grade). Peringkat tersebut diberikan oleh Moody's pada pertengahan Januari 2012.

Menurut Edbert, naiknya peringkat tersebut menyebabkan kinerja IHSG maupun reksa dana tumbuh positif. Sebaliknya, pada Februari sejumlah sentimen negatif muncul, seperti adanya kekhawatiran terhadap Yunani, yang saat itu masih dalam tahap perundingan untuk mendapatkan dana talangan.

Selain itu, isu akan dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik yang dikhawatirkan akan memberi lonjakan inflasi.

"Perbedaan itu, yang memberi pengaruh besar terhadap kinerja reksa dana dan IHSG Januari dibanding Februari," imbuh dia.

Berdasarkan data PT Infovesta Utama, kinerja IHSG pada Februari 2012 tercatat 1,1 persen, sedangkan reksa dana saham mencapai 1,96 persen.

Reksa dana campuran juga berhasil membukukan kinerja sedikit di atas IHSG, yakni mencapai 1,12 persen, sedangkan kinerja reksa dana pendapatan tetap mengalami jauh di bawah IHSG atau hanya memberikan return rata-rata 0,04 peren.

Adapun, kinerja IHSG pada Januari tercatat sebesar 3,13 persen, reksa dana saham 2,98 persen, reksa dana campuran 2,67 persen dan reksa dana pendapatan tetap 2,37 persen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved