Salurkan BLT, benahi dulu soal data!

Senin, 05 Maret 2012 - 11:32 WIB
Salurkan BLT, benahi...
Salurkan BLT, benahi dulu soal data!
A A A
Sindonews.com - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan pemerintah setelah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, harus memperhatikan poin penting soal data agar pelaksanaan program BLT bisa tepat sasaran.

"Data merupakan poin yang sangat penting untuk dibahas terlebih dahulu, karena menurut penelitian yang dilakukan INDEF itu menunjukkan hanya 30 persen yang benar-benar tepat untuk masyarakat miskin. Karena di desa itu, mulai dari kepala desa yang dapat bantuan tersebut," ungkap pengamat ekonomi INDEF Enny Srihartati seusai menghadiri acara Sindo Radio Hot Topic di Apple Trees Cafe, MNC Tower, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Sementara itu, di kesempatan yang sama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Z Andi Dulung menyatakan bahwa Kementerian Sosial sudah memiliki data yang terbaru, sehingga kesalahan-kesalahan yang terjadi di tahun 2008 lalu dapat dikurangi.

"Jika persoalan jaminan, kalau 100 persen saya akui mohon maaf tidak mungkin tapi dibanding yang lalu, saya rasa makin baik. Nantinya mekanisme akan dilaksanakan by name by addres, jadi bukan jumlah lagi, tapi sudah siapa yang menerima dan alamatnya dimana," tegasnya.

Andy juga mengungkapkan Kementerian Sosial nantinya akan mendorong pemberian bantuan tersebut ke-30 persen masyarakat miskin yang berpenghasilan rendah. Karena dari data yang sudah ada, mencatat 40 persen masyarakat miskin yang berpenghasilan rendah untuk diberikan bantuan.

"Ini bukan merupakan keputusan, karena masih menunggu perundingan pemerintah dengan DPR. Tapi kalau dari kemensos kan lebih banyak masyarakat miskin yang menerima bantuan maka lebih baik," pungkasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
35 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved