NU desak kenaikan BBM dibatalkan

Senin, 05 Maret 2012 - 20:53 WIB
NU desak kenaikan BBM...
NU desak kenaikan BBM dibatalkan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah diminta mengkaji ulang rencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mengungkapkan sebisa mungkin rencana kenaikan harga yang sudah dilaporkan ke Dewan Perwakkilan Rakyat (DPR) tidak direalisasikan, karena akan semakin membebani rakyat.

"Harga BBM kalau bisa jangan dinaikkan. Sebisa mungkin Pemerintah harus mencari jalan keluar lain, agar rakyat tidak semakin terbebani," kata Kiai Said di Jakarta, Senin (5/3/2012).

Jika nantinya Pemerintah memang harus menaikkan harga BBM, keputusan tersebut diharapkan merupakan pilihan terakhir dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Kalau memang sudah sangat terpaksa, artinya jika subsidi dianggap akan semakin memberatkan, maka tidak masalah. Tapi itu harus pilihan terakhir," tambahnya tegas.

Terkait rencana Pemerintah memberikan kompensasi atas kenaikan harga BBM, Kiai Said meminta agar disalurkan dalam bentuk yang lebih mendidik, semisal pemberian modal kerja, tambahan subsidi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan rakyat lainnya.

"Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak mendidik. Kami tidak setuju kalau nantinya BBM terpaksa dinaikkan, tetapi kompensasinya diberikan berbentuk BLT," ujar Kiai Said.

Pemerintah berencana menaikkan harga BBM, dengan alasan subsidi yang saat ini diberikan terlampau besar dan memberatkan APBN. Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia sudah melapor ke DPR terkait rencana kenaikan harga BBM tersebut, namun belum memutuskan besaran kenaikan harganya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved