SLPTT tingkatkan produksi padi 12 ton/Ha

Rabu, 07 Maret 2012 - 14:01 WIB
SLPTT tingkatkan produksi...
SLPTT tingkatkan produksi padi 12 ton/Ha
A A A
Sindonews.com - Penerapan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang menerapkan teknologi pertanian modern mampu menghasilkan produksi padi perhektarnya mencapai 12 ton. Padahal sebelum menggunakan SLPTT produksi hasil pertanian hanya mampu menghasilkan 10 ton perhektarnya.

Menurut Sumarjono, Tenaga Harian Lepas, Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Bantul, DIY mengatakan, dalam program percontohan dengan menggunakan lahan pertanian seluas 6 hektar (Ha) di Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, melalui 6 kelompok tani setiap hektarnya, lahan padi yang ditanami padi baik jenis IR 64 atau Ciherang mampu menghasilkan 12 ton perhektar.

"Sebelumnya dengan cara tanam tradisional hanya mampu menghasilkan 10 ton perhektar," katanya, Rabu, (7/3/2012)

Penggunaan teknologi pertanian modern meliputi penggunaan benih unggul, penggunaan pupuk organik, tanaman benih muda kurang 15, sistem tanam 1 hingga 2 batang setiap rumpun, penanaman tidak terlalu dalam terbukti mampu meningkatkan hasil panen padi perhektarnya.

"Teknologi pertanian yang dikenalkan kepada kelompok petani ini sangat bermanfaat karena peningkatan hasil produksi padi. Ada 6 kelompok petani yang merasakan peningkatan produksi hasil padi per hektarnya," tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Bantul, Edi Suhariyanta mengatakan 625 kelompok di Bantul menerima bantuan benih unggul dan biaya pertemuan kelompok tani untuk membuat labolatorium lapangan.

"Labolatorium lapangan merupakan percontohan penerapan teknologi pertanian khususnya dalam penanaman padi," ucapnya.

Lebih lanjut Edi menyatakan dalam laboratorium sangat dihindari penggunaan pupuk kimia jika perlu menggunakan pupuk organik agar petani tak tergantung pada pupuk kimia.

"Saat ini pupuk kimia harganya tinggi. Biarkan harga pupuk kimia naik karena petani tak tergantung lagi pada pupuk kimia," pungkasnya. (ank)

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
15 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
49 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Jumat 12 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved