Bantaeng akan investasikan mesin bakso ikan Talas

Sabtu, 10 Maret 2012 - 12:21 WIB
Bantaeng akan investasikan...
Bantaeng akan investasikan mesin bakso ikan Talas
A A A


Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menginvestasikan mesin untuk membuat bakso ikan dan talas.

Menurut Bupati Bantaeng HM Nurdin Ablullah, hal tersebut dilakukan untuk mendukung pasar internasional. Namun demikian, Nurdin mengaku belum bisa memastikan jumlah investasi yang akan dijalankan.

“Jadi nanti ada sistem dan bahan baku yang kami siapkan. Seperti ikan dan Talas,” ujar Nurdin, Sabtu (10/3/2012).

Saat ini Pemkab yang menggandeng Industri pengolahan ikan PT Global Seafood International Indonesia (GSII) Bantaeng, yang memproduksi bakso sehat berbahan baku ikan yang dicampur talas.

Ditunjang mesin berkapasitas produksi 280 ribu biji/jam, industri berbasis pengolahan surimi (ikan kaleng asal Bantaeng yang diekspor ke Jepang) itu optimistis produksinya mampu memenuhi permintaan lokal maupun ekspor.

Sebelumnya, General Manager PT GSII Bantaeng, Rilman Abdullah di Bantaeng, mengatakan, bakso sehat tersebut mulai diproduksi Januari 2012. Produksi tersebut dimaksudkan untuk menjawab permintaan sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Di negara tersebut, bakso sehat ini dijual di super market serta memenuhi kebutuhan restoran.

Rilman optimis, perusahaan yang berpangkalan di Kecamatan Pa’jukukang Bantaeng itu mampu memenuhi permintaan lokal. Menurutnya, masyarakat Sulsel atau Indonesia pada umumnya akan tertarik mengkonsumsi jenis bakso sehat sebab bahan bakunya dari ikan, talas dan tapioka.

Unsur ikannya bahkan mencapai 65 persen, terang Rilman seraya mengatakan, produksi besar-besaran akan dimulai bulan depan (Februari). Setelah memproduksi bakso, PT Global Seafood International Indonesia juga akan memproduksi stik berbahan baku yang sama.

"Kami tinggal menunggu cetakannya sebab mesin yan digunakan juga sama dengan mesin yang digunakan memproduksi bakso sehat," urainya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved